Berkas Anggota DPRD Ambon Lengkap

by

Ambon, ameksOnline.- Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon resmi menyatakan
berkas perkara milik Mulijono Sudrik lengkap alias P21 usai diteliti. Kini status Anggota DPRD Kota Ambon dari Partai Hanura tinggal dilimpahkan ke penuntutan atau tahap II oleh Penyidik Sat Lantas Polres Ambon.

Politisi Hanura itu adalah tersangka tabrakan maut yang menewaskan Selvia Yakleli, warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon pada 11 November 2018 lalu. “Berkasnya sudah lengkap. Kita telah koordinasi dengan Jaksa, dan direncanakan pekan depan (pekan ini-red) akan dilakukan tahap II,” ucap Kasat Lantas Polres P Ambon dan Pp Lease, Iptu

“Hari ini (kemarin-red) resmi kita serahkan ke Jaksa (Kejari Ambon), untuk diteliti, bahasanya tahap I,” ungkap Kasat Lantas Polres P Ambon dan Pp Lease, Iptu Fiat Ari Suhada, kepada ameksOnline, kemarin.

Dikatakan, berkas perkara Politisi Hanura itu akan diteliti, kelengkapan berkas perkaranya. Apakah, kemudian berkas perkaranya sudah lengkap ataukah belum berdasarkan pasal yang disangkakan.

“Nanti diteliti. Kalau belum lengkap akan dikembalikan (P19) beserta petunjuk nanti. Kalau sudah makan dinyatakan P21 atau lengkap,” jelas dia.

Menurutnya, kasus Mulijono dipercepat. Penyidikan kasusnya cukup mudah. Selain itu, rangkaian pemeriksaan saksi hingga pada pemeriksaan ayah korban sudah selesai dilakukan. Dari saksi-saksi yang diperiksa, semuanya telah menerangkan perbuatan pidana yang dilakukan oleh oknoum anggota DPRD itu. “Semuanya sudah menerankan perbautanya. Semuanya mengaku dia lalai,” cetusnya.

Kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan korban meninggal dunia ini, terjadi di jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, sekira pukul 16.30 WIT.

Korban saat itu dibonceng temannya Yahes Kil menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion. Tapi naas, saat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), motor yang ditunggangi pria 26 tahun itu, ditabrak dari belakang oleh pelaku yang mengemudikan mobil Honda Brio DE 1827 AH.

Kerasnya tabrakan itu membuat pengendara dan boncengannya terjatuh dan terseret dari TKP. Korban mengalami luka berat hingga nyawanya diduga tak bisa diselamatkan. Sementara pengendara, alami luka ringan. Wakil rakyat itu, diduga kurang mahir dalam mengemudikan kendaraannya. (NEL)