Usai Pesta Miras, Lengan Maksimus Putus Ditebas – Ambon Ekspres
Berita Utama

Usai Pesta Miras, Lengan Maksimus Putus Ditebas

AMBON, AE.- Maksimus Walakula nyaris tewas ditebas. Dia dilarikan ke rumah sakit di Masohi, Maluku Tengah dalam kondisi mengenaskan. Lengan kirinya diperangi hingga putus.

Maksimus, pemuda Negeri Sahulau, kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Malteng, dibacok temannya sendiri, Frenlis Salasue. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun koran ini, korban bersama empat teman lainnya, Erfin Saparwane, Elias Lapate, Fenti Lodarmase, Piter Kasale Minggu (13/1) tepatnya didepan rumah Hervin Saparwane di Negeri Sahulau sekitar pukul 20.00 Wit menggelar pesta sopi.

Diduga karena dipengaruhi miras, kata-kata yang dikeluarkan para pemuda ini sudah tidak terkendali. Korban bahkan mengeluarkan kata kotor dan menghina pelaku. Dia juga sempat memukul pelaku dengan sebilah bambu. “Apa salah beta,” kata Frenlis kepada korban.

Korban tak membalas pertanyaan Frenlis. Dia malah balik mengancam akan mengambil parang untuk membunuh pelaku. Mendengar ancaman itu, pelaku berlari kerumahnya yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi pesta miras.

Dia kembali dengan sebilah parang sambil mencari korban. Korban ditemukan dilokasi kejadian sedang duduk-duduk. Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 02.00 Minggu dinihari.

Tanpa bicara, pelaku langsung membacok lengan kiri korban hingga putus. Ujung parang mengenai rusuk kiri korban. Korban sempat berlari menghindar, namun karena tangannya terlalu banyak mengeluarkan darah, dia terjatuh.

Melihat korban tak berdaya, pelaku langsung membawanya ke puskesmas Sahulau untuk mendapat pertolongan medis. Akibat insiden itu, tangan kiri korban putus, dan luka robek pada perut sebelah kiri.

Pelaku kini sudah diamankan beserta barang bukti berupa sebilah parang, oleh pihak kepolisian.Sedangkan korban sudah dirujuk ke RS Masohi. (NEL)

Most Popular

To Top