Eks Pasar Lama, Areal Bebas Dagang Sopi

by

Ambon, ameksOnline.- Polres Pulau Ambon tak bosan merazia miras. Sejumlah titik rawan peredaran miras illegal, didatangi. Siang tadi, mereka menggrebek areal bebas perdagangan miras tradisional, sopi maupun Sageru di bekas Pasar Lama.

Operasi dilakukan Polsek Sirimau.  Dari razia itu, polisi berhasil menyita sopi dan sageru. Sageru yang disita sebanyak 25 (Dua Puluh Lima) liter, sementara sopi sebanyak 4 (Empat) liter.

Sopi dikemas dalam 4 botol aqua Ukuran 1 (Satu) liter. Barang Bukti ini diamankan di Gudang penyimpanan barang bukti Polsek Sirimau. “Kita sita. Karena sopi dan sageru, kebanyakan memicu terjadi tindak pidana,” kata salah seorang polisi yang ikut dalam operasi.

Pasar Lama, dulunya merupakan lokasi perjudian terbesar di Ambon. Disana selain aktivitas perdagangan, juga disusupi berbagai macam judi. Baik kartu, sabung ayam, sampai bola guling. Berulangkali polisi selalu menggrebek lokasi ini.

Dua tahun lalu, Pemerintah Kota Ambon menyewa lahan itu kepada PT Pelindo. Lokasi itu dijadikan pelabuhan container.  Judi berhenti, pasar di relokasi ke samping Ambon Plaza, tak jauh dari lokasi sebelumnya. Lokasi itu milik Pemerintah Kota Ambon.

Cilakanya saat lokasi Pasar Lama digusur dan dibangun pelabuhan Kontainer, sebagian masyarakat kembali menempati bekas Pasar Lama. Zenk-zenk bekas dipakai untuk membangun lapak-lapak kecil untuk tepat tinggal.

Setelah pembatas tembok dibangun Pelindo, Pemerintah Kota Ambon justeru membangun lagi lapak di bekas Pasar Lama. Masalah baru muncul. Bukannya dijadikan tempat berdagang, justeru dipakai warga yang dulunya menempati lokasi itu untuk tempat tinggal.

Kondisi ini berakibat pada jalur jalan itu kian sempit. Mandi cuci kakus dilakukan di tempat itu. Tempatnya menjadi tak sehat, namun pemerintah tetap biarkan.  Sudah begitu, miras dijual bebas. Tak hanya sageru, Sopi, miras lainnya juga bebas diperdagangkan tanpa ijin. Lokasi judi mulai dikembangkan.(upi)