Pebalap Liar Seruduk Pos Tentara – Ambon Ekspres
Berita Utama

Pebalap Liar Seruduk Pos Tentara

Ambon, ameksOnline.- Polisi belum berhasil menghentikan total aksi balap liar yang dilakoni kalangan muda. Saban malam minggu, sejumlah ruas jalan dijadikan arena balapan. Sementara pemerintah Kota Ambon lebih memilih diam.

Polisi bahkan nyaris kewalahan. Diduduki ruas yang satu oleh polisi, mereka berpindah ke jalan lainnya. Parahnya lagi kalangan muda ini menikmati laga kucing-kucingan dengan polisi. Mereka memilih pukul 01.00 dini hari hingga subuh menjelang.

Pagi tadi ada yang kena batunya. Satu pembalap liar menabrak Pos TNI Kabaressi di Paradise Tengah. Bagian depan pos yang terbuat dari tripleks itu, jebol. Penabrak tidak mengalami luka-luka. Dia diamankan ke Polsek Sirimau.

“Pelaku sudah kita amankan. Mereka ini main balapan liar di beberapa tempat. Dibubarkan polisi, mereka pindah ke tempat lain. Dikejar lagi, anak-anak ini lari lagi dan cari tempat yang baru untuk bertarung balapan di jalanan,” ungkap salah seorang polisi yang ikut mengamankan anak muda belasan tahun itu.

Bertahun-tahun mereka merajalela di jalan. Malam minggu, menjadi pilihan waktu bagi mereka. Suara motornya di jalanan membuat para penggguna jalan lainnya, menjadi ketakutan kalau-kalau menjadi korban tabrakan mereka.

Saban Malam minggu, polisi dan anggota TNI selalu menutup beberapa ruas jalan. Mereka memegang sebatang rotan untuk menghalau para pembalap liar ini. Pasalnya, kehadiran mereka mengganggu warga.

Andre salah seorang warga Kota Ambon, mengeluhkan suara motor yang mengganggu. “Bagaimana kita mau tidur kalau balapan seperti ini. Sangat menganggu sekali. Biar sudah jam segini (pukul 01.30) mereka tidak berhenti juga,” kata Andre.

Dia meminta agar pihak kepolisian tegas mengambil langkah hukum. Jangan membiarkan anak-anak muda ini terus mengganggu pengguna jalan lainnya. “Ini mengganggu sekali. Bukan hanya kita yang tinggal di depan jalan. Tapi pengguna jalan juga takut ditabrak dari arah belakang,” kata dia.(upi)

 

 

Most Popular

To Top