Berkedok Arisan Online, Wanita Ini Tipu Banyak Orang

by

Ambon, ameksOnline.- JMD diringkus Polisi, Senin (21/1). Wanita itu menipu banyak warga kota Ambon dengan modus Arisan Online. Nama Arisan itu memakai istiliah Kursi. Kursi dibeli dengan harga Rp. 250.000, dengan tujuan akan digandakan uannya dalam waktu empat hari.

Uang yang digandakan akan menjadi Rp. 400.000. JMD dilaporkan, Handra Kairuphan (30) yang adalah korban penggadaan uang dnegan modus arisan online itu. Laporanya, diterima SPKT Polres P Ambon dan Pp Lease, sejak 19 Januari 2019 dengan nomor LP/50/1/2019/maluku/ Res Ambon.

Sumber kepolsian yang diterima koran ini mengungkapakn, awalnya terlapor memposting tawaran Bisnis Arisan Online di akun Facebook dan di baca oleh Pelapor, dan juga banyak pengikutnya. Merasa tertarik, Pelapor berminat utk mengikuti bisnis arisan online tersebut. Kemudian Pelapor berkomunikasi dengan Terlapor melalui chating di Facebook. Kesepkatana pun terjadi untuk menjalankan bisnis tersebut.

“Arisan tersebut dinamakan “ARISAN DUEL” yang memakai Istilah “KURSI”. Dimana, harga 1 Kursi sebesar Rp. 250.000. Terlapor menjanjikan kepada Pelapor bawa, pelapor memberikan uang seharga Rp. 250.000 untuk 1 kursi dan 4 hari kemudia,  terlapor akan mengembalikan uang sebesar Rp. 400.000. Pelapor, tertarik. tak membeli 1 kursi, dia langsung membeli 20 kursi dengan nilai Rp. 5 juta,” kata sumber koran ini, kemarin.

Tepat, Selasa (15/1) pelapor mentransfer uang sebanyak Rp. 3.000.000 melalui ATM BCA kepada Terlapor, dan keesokanya terlapor kembali memposting melalui Facebook untuk mencari pendonor.

Pelapor juga tertarik, kemudian Pelapor dan Terlapor bertemu di KFC Jln. Kakialy dan Pelapor menyerahkan uang tunai sebesar Rp. 2.000.000 kepada terlapor dengan maksud memperoleh keuntungan. “Namun, pada hari Sabtu,(19/1) pelapor mendapat info di media sosial bawa terlapor sementara dicari banyak orang untuk meminta dikembalikan uang mereka yg telah diterima terlapor. tek terima, korban mendatangi Polres untuk melaporkan bisnis ilegl tersbeut,” kata sumber itu.

Kasubag Humas Polres P Ambon dan Pp Lease, Julkisno Kaisupy kepada wartawan mengakui dugaan kasus bisnis Arisan Online di Facebook itu. Menurutnya, pelaku sudah di tangkap dan di ditahan di Rutan Mapolres setempat.”Jadi saat mengetahui ketidak jelasan bisnis tersebut. Terlapor dilaporkan langsung oleh Korban atas nama, Handra Kairuphan. Karena, merasa dirugikan sehingga Pelapor langsung melaporkan tindakan kriminal pelaku,” jelas Kaisupy.

Terkait dengan kasus tersebut, kata dia, Penyidik telah memeriksa dua orang saksi, dan juga terlapor JMD. “Usai diperiksa, terlapor langsung ditetapkan tersangka, dan di langsung di tahan di Rutas POlres. Terlapor disangkan melanggar pasal, 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana tentang Penipuan dan atau Penggelapan,” tandas dia.

Dia mengatakan, dalam kasus ini korbannya banyak. Bukan hanya, Korban, Handra Kairuphan. Melainkan, ada juga korban lainya. “Kemarin banyak mengadu. Penyidik masih kejar pembuktian kasusnya,” terang dia. (NEL)