Air Laut Naik di Waibele

by

Ambon, ameksOnline.- Selain kepanikan terjadi di Namrole, Warga di Waibele, Kecamatan Kepala Madan, Buru Selatan, juga dikejutkan dengan air pasang yang naik tiba-tiba sekira pukul 03.00 dini hari tadi.

Air naik juga disaat bersamaan dengan ombak besar di Namrole. Di Waibele air naik masuk hingga ke rumah-rumah warga di pesisir pantai. Warga mulai panik. Mereka memilih mengungsi di bukit belakang desa itu.

“Warga memilih mengungsi di gunung belakang desa. Mereka panik hingga tak sempat menyelamatkan barang berharga. Mereka trauma, karena itu sebagian besar warga memilih mengungsi hingga pagi,” kata tokoh pemuda Bursel, Abdurahman Souwakil siang tadi.

Warga baru berani kembali ke rumah mereka di Namrole, dan Waibele sekira pukul 10.00. Namun sebagian warga khususnya wanita dan anak-anak masih memilih bertahan di bukit-bukit. Mereka takut akan terjadi air pasang susulan.

Di Namrole, warga berjalan kaki menuju ke Kilometer 3 Kota Namrole, dan ada juga yang memilih tetap berada di lokasi sekitar rumahnya sambil berjaga-jaga. Barang-barang berharga mereka diselamatkan, dan surat-surat penting.

Ada juga yang hanya membawa anak-anak menggunakan kendaraan roda dua, kendaraan roda empat maupun berjalan kaki menuju lokasi kilo 3 yang memiliki dataran yang lebih tinggi dan dianggap dapat memberikan rasa keselamatan lantaran daerah tersebut bergunung.

Rilis dari Badan Meteorlogi Klimatologi Dan Geofisika Stasiun Geofisika Ambon telah terjadi gempa dengan kekuatan 3,4 Skala Richter dini haru, dengan waktu gempa terjadi sekitar puku 01.06.51 WIT pada titik koordinat 4.04 LS – 126.56 BT dengan kedalaman 31 Kilometer barat daya Namrole, Kabupaten Bursel.

Gempa tersebut tidak bepotensi terjadinya tsunami
Untuk diketahui. Saat ini kondisi Kota Namrole sudah aman, masyarakat yang mengungsi mulai berangsur-angsung pulang ke rumahnya masing-masing dan melakukan aktifitas seperti biasanya.

Ombak besar yang tadinya menghantam pesisir pantai mulai meredah dan normal. Hingga berita ini di publikasikan tidak terdapat korban jiwa maupun harta benda. (NEL)