Pegawai BKPM Diberi Telur Busuk

by

Ambon, ameksOnline.- Masalah di kantor Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Maluku, tak kunjung selesai. Mediasi yang dilakukan Kepala Dinas Kesehatan, hanya menyelesaikan sebagian kasus. Kini muncul lagi kasus baru.

Otaknya, masih Kepala BKPM Maluku, Samsilla Mona Rumata. Terungkap Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa telur yang diterima 66 Pegawai diduga busuk. Masing-masing pegawai menerima 21 butir.

Hampir semua telur yang diterima pegawai sudah dipenuh serangga-serangga kecil. Ini diduga disebabkan, wadah telur sudah basah. Sejumlah pegawai sempat mengajukan protes. Bahkan mereka menolak menerima pemberian tersebut.

Penerimaan bantuan tersebut dibagikan  langsung oleh Panitia PMT di kantor BKPM Maluku, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Pemberian dilakukan pada pertengahan bulan Januari 2019, triwulan ke-4.

Salah satu pegawai yang tidak mau namanya dikorankan ini menyebutkan, “Kami pegawai menerima Pemberian Makanan Tambahan (PTM) diberikan langsung Panitia,” kata dia.

Pemberian itu diakomodir Ibu Ferya dan Ulfa Patty. “Namun pegawai dapat semuanya sama, bahkan ada pegawai yang tidak mau mengambil bantuan pemberian tersebut,” kata dia.

Kepala Kantor Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Maluku, Plt  dr Samsilla Mona Rumata, saat dikonfirmasi tidak membalas Via HP seluler. Berselang beberapa menit Suami Samsila, Fachri Bachmid, justeru membantahnya.

“Itu fitnah,” kata dia. Anehnya, bukannya menjelaskan soal telur busuk itu, dia justeru mengungkapkan adanya ketidaksukaan pegawai BKPM terhadap Samsila. “Ini karena mereka itu tak disiplin saja,”  tambah Fachri.