Air Tercemar Limbah, Warga Laha Demo – Ambon Ekspres
Berita Utama

Air Tercemar Limbah, Warga Laha Demo

Ambon, ameksOnline.- Aliansi mahasiswa pemerhati lingkungan, siang tadi menggelar aksi demo di depan Kantor Gubernur Maluku. Rencananya, mereka juga akan melaksanakan aksi demo di kantor Kejati Maluku.

Para pendemo yang hanya terdiri dari enam orang ini menuntut kepada pemerintah Daerah segera mencabut ijin UKL-UPL CV Batu Prima yang dinilai merusak merusak lingkungan atau Daerah Aliran Sungai (DAS), sesuai sampel air Sakula yang tercemar logam berat.

“Kami minta kepada Gubernur Maluku untuk segera mencabut ijin usaha CV Batu Prima. Karena, kehadirannya telah merusak lingkungan disana,” tegas Kordinator Lapangan pendemo, Fhami Mewar saat berorasi di pelataran kantor Gubernur Maluku.

Menurutnya, sesuai ayat 3 pasal 33 UUD 1945 Bumi, Air, dan Kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan di pergunakan sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat. Tapi yang terjadi, justeru lingkungan dirusak, aktivitas masyarakat yang terganggu.

“Cabut surat keputusan Gubernur Maluku No 74 tahun 2016,” ujar dia. Selain itu, aksi demo itu juga menuntut kepada institusi penegak hukum Kejati Maluku untuk segera mengusut tuntas penggunaan dana pungutan Ngasi atau Retribusi Negeri. Sebagai, anggaran pendapatan asli Negeri yang diperoleh akibat adanya usaha tambang atau galian batuan kali oleh CV Batu Prima dari tahun 2012 sampai tahun 2019.

“Masyarakat dusun Air Sakulag berhak memperoleh kehidupan yang layak dengan memanfaatkan air waesakualah sebagai sumber air yang bersih. Karena, selama ini sangat sulit mendapatkan air bersih. Oleh karena itu, kita harapkan ijin di cabut dan oleh Kejati segera mengusut aliran dan retribusi ke Negeri,” tandas Fhami.

Aksi itu dilakukan aliansi mahasiswa pemerhati lingkungan, dimulai pukul 11. 00 wit, dan masih berlanjut hingga saat ini. Kondisi aman, dan proses aksi berjalan dikawal aparat keamanan anggota Polsek Sirimau, Ambon. (NEL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top