100 Persen Jaringan Telkomsel Coverage Normal

by

Ambon, ameksOnline.- Jaringan Telkomsel untuk areal Kota Ambon dan Pulau Ambon kembali normal, paska kebakaran kantor Telkom pada Selasa, Tanggal (5/2) . Kebakaran terjadi di Gudang Spare Part Telkomsel dan Telkom.

Akibat kebakaran itu, kurang lebih selama 10 jam warga Kota Ambon mengalami kegagalan Jaringan Telkomsel. Jaringan ini sulit mengakses informasi. Telkom tak tinggal diam. Mereka terus melakukan perbaikan untuk mengembalikan jaringan Normal seperti biasanya.

General Manejer (GM) Wilayah Telkom Maluku, Haris Setiawan kepada ameksOnline via seluler mengaku, jaringan Telkomsel telah kembali normal seperti sedia kala.

“Telkomsel coverage 100%. Ada, cakupan sinyalnya sudah sama dengan sebelumnya,” ungkap dia, siang tadi.

Menurutnya, Telkom sudah kembali. Apabila ada pelanggan yg masih terganggu, berarti sudah gangguan bukan akibat kebakaran kemarin. “Jadi sudah normal. Sementara untuk kerugian akibat dari kebakaran masih di audit. Sementara akibat dari kebakaran masih ditangani Polisi. Belum diketahui. Yang intniya, semuanya sudah kembali normal,” jelas dia.

Secara umum, kata Dia, kebakaran kemarin menghangsukan 2 sub sistem Telkom. Pertama berbasis layanan Telkomsel dan Telkom itu sendiri seperti indihome, data dan internet serta layanan-layanan wifi.

“Jadi semuanya telah kembali normal. Sementara ini, tim juga masih terus membuat seluruh catuan yang sekarang masih temporer menjadi permanen. Harapannya layanan tidak terpengaruh,” singkat dia.

Sebelumnya, sub sistemnya Telkom yang terbakar adalah dari satuan satudaya. Dimana listrik dari PLN dan ganset Telkom terbakar. Sehingga menyebabkan catuan ke dalam sub sistemnya Telkom tidak jadi diberikan.

“Pada kondisi normal, kita memiliki catuan utama pada satudaya. Pertama PLN. Apabila PLN ini jatuh kemudian secara otomatis akan dijatuh oleh baterai staterbeng. Dan itu jatuhnya selama beberapa detik. Maksimal 15 detik dan itu langsung otomatis akan menghidupkan ganset yang menggantikan fungsi PLN,” jelasnya.

Pada posisi kebakaran kemarin, listrik dari PLN dan ganset milik Telkom mengalami kerusakan. Sehingga perangkat-perangkat Telkom bertahan hidup selama 4 jam menggunakan baterai. Kemudian Telkomsel sendiri, sebagian menginduk ke sistem Telkom.

“Tetapi karena Telkomsel itu berada di gedung yang berbeda, sehingga layanan Telkomsel total mati,” katanya.

Saat ini pihaknya sedang melakukan recovery secara bertahap. Pertama recovery dilakukan kepada Telkom. Haris menyampaikan ucapan terima kasih kepada PLN karena dalam waktu yang sangat singkat bisa memberikan catuan listrik ke Telkom menggunakan portable ganset.

Dari catuan itu sehingga pihaknya bisa membangun komunikasi dengan luar Maluku secara internal untuk meminta bantuan dan dukungan dari pusat (Jakarta) maupun dari Makassar. (NEL)