Edison Betaubun Diinterogasi Gakkumdu

by

Ambon, ameksOnline.- Nama Edison Betaubun tak asing dengan pelanggaran pemilu. Sebelumnya, ia pernah diperiksa akibat pernyataannya soal Isu Sara dalam rapat terbuka partai Golkar di Maluku pada 2018 lalu. Kini, dia kembali di perhadapkab  didepan Badan Pengawas Pemilu itu.

Bukan hanya Bawaslu yang menyidangkan Anggota DPR RI Partai Golkar itu. Melainkan Jaksa dan Polisi juga. Mereka tergabung dalam Pengekam Hukum Terpadu (GAKKUMDU). Edison mulai di periksa intens sejak 10.30 Wit dan berakhir pada pukul 13.00 Wit.

Edison diposisikan ditengah-tengah ruang klarifikasi Gakkumdu. Menggunakan kemeja batik lengan panjang, dia terlihat tenang menampik seluruh pertanyaan yang diajukan Gakkumdu. Ada 50 pertanyaan yang dicecar mereka kepada Edison terkait dugaan pelanggarannya.

Politisi Partai besutan Airlangga Hartarto itu, diduga melakukan dugaan tindak pidana pelanggaran pemilu. Dimana pada 4 Januari 2019 lalu,  di Hotel Mutiara, Ambon dilakukan pertemuan antara Kepala Desa/Kepala Dusun serta Toko masyarakat lainnya dari SBB.

Didalam pertemuan disebut sebagai bentuk Reses. Ternyata, didalam pertemuan itu dididuga melakukan kampanye didalamnya, yang tentunya melanggar aturan Pemilu.

“Unsur-unsur seperti apa, dia diduga melakukan pelanggaran terkait pasal 390 dan 394 UU nomor 7 tahun 2017 keterlibatan aparat desa dan ASN yang tentunya diatur Pasal 490 dan 493,” ungkap Anggota Gakkumdu, Astuti Usman kepada AmeksOnline di ruang Gakkumdu, siang tadi.

Dia menjelaskan, dalam klarifikasi tadi ada 50 pertanyaan yang dilayangkan kepada Edison terkait dugaan tersebut. “Ini dilakukan untuk memenuhi unsur-unsur dugaan tadi. Apakah suatu tindakan pidana atau etika. Ini yang pelaku kita mintai klarifikasi. Kedepan, ada saksi-saksi lainya juga yang akan kita periksa,” jelas dia.

Dikatakan, Edison pada panggilan pertama, Kamis (7/2) dia tak hadir. Edison baru hadir hari ini, menuhi panggilan Gakkumdu.

Usai pemeriksaan Edison Betaubun kepada AmeksOnline mengatakan, tidak tahu dengan pemeriksaan dirinya. “Tanya mereka, saya tidak tau. Tidak ada persoalan,” singkat Edison saat melenggang kakinya, masuk Mobil dinasnya, dan meninggalkan ruang Gakkumdu itu. (NEL)