PT Nusa Ina Kembali Ditutup Warga

by

Ambon, ameksOnline.- Puluhan warga pemilik lahan kembali melakukan aksi pemblokiran jalan menuju Pabrik kelapa sawit di dusun Siliha, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah. Mereka akan tetap bertahan hingga tuntutannya dipenuhi.

Pemblokiran kedua kali dilakukan pagi tadi oleh puluhan warga adat Siliha, aketernate dan Kobi Seram Utara, setelah Bos PT Nusa Ina, Sihar Sitorus menolak menerima mereka.

Aksi kali ini juga disertai dengan pembakaran ban-ban bekas. Warga adat pemilik lahan meminta Sihar Sitorus menjawab tuntutan mereka yang selama ini tidak di realisasikan.

“Kami minta sihar sitorus harus segera hadir untuk bertanggung jawab atas segela tuntutan menyangkut hak-hak kami. Beliau katakan hari ini janji temui kami padahal janji tinggal janji, ” tegas Jakaria Fabanyo koordinator aksi.

Kata dia, minggu pekan kemarin sihar sitorus berjanji akan menemui pemilik lahan. Padahal dia berbohong. Jadi aksi pemalangan ini akan di tutup total tidak ada lagi akses masuk ke perusahaan sebelum Sitorus menemui massa.

Warga adat meminta pihak perusahaan secepatnya, tuntaskan persoalan dana bagi hasil panen, dan pemutusan ratusan tenaga kerja yang tidak sesuai prosedur. Selama ini perusahaan yang di pimpin Sihar Sitorus itu, di nilai mencoreng dan merampas hak-hak masyarakat adat setempat.

“Kami sudah di bodohi berulang -ulang kali oleh Sihar Sitorus. Kemarin janji ketemu dan hari ini. Ingkar janji. Dasar penipu. Kalau tidak mampu membayar hak-hak kami , segera angkat kaki dari tanah seram,” teriak Daniel Ilela Salah satu Pendemo.

“Jadi, Kami meminta pihak pemerintah daerah harus melihat persoalan ini. Sebab ini menyanyangkut hak hak masyarakat adat yang selama ini tidak perhatikan,” ungkap Daniel.(Tim)