Hanya di Tala, Isteri Jabat Kades, Suami Jabat Sekdes

by

Ambon, ameksOnline.- Pola pemerintahan desa tak wajar diterapkan di Desa Tala, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Margerta Maspaitela Kades setempat, mengangkat William Maspaitella yang masih suaminya sebagai Sekdes mendampinginya.

Bendahara yang ditunjuk juga dinilai tak memiliki kemampuan dalam pengelolaan keuangan, karena keterbatasan strata pendidikan. “Mereka tunjuk orang sesuka hati, tanpa mempertimbangkan kemampuan,” ungkap sumber ameksOnline siang tadi.

Margareta dilantik menjabat sebagai Kades Tala pada tahun 2013 lalu. Setelah diangkat dia menunjuk Suaminya, William sebagai Sekdes. “Mereka kelola pemerintahan desa, bagaikan kelola rumah tangga saja. Ini kan memimpin ratusan penduduk, masa tidak ada orang yang bisa menjabat Sekdes,” ungkap sumber ini.

Menurut dia, dalam sistem pemerintahan desa, tentu ini menyalahi etika. “Saya tidak tahu apakah melanggar aturan apa tidak, tapi secara etika pengelolaan desa, hal seperti ini tidak dibenarkan. Jabatan Kades dan Sekdes itu penting di desa. Lagian desa itu milik warganya bukan satu dua orang,” tandasnya.

Belum lagi, kata dia, soal pengelolaan dana desa maupun alokasi dana desa di Tala. “Kalau Kades dan Sekdes suami Isteri, tentu akan menimbulkan masalah dalam pengelolaan ADD maupun DD. Apalagi bendahara juga tidak paham mengelola keuangan. Ini tentu menjadi masalah,” kesal dia.

Untuk itu dia meminta warga Desa Tala lebih kritis, terus mengawasi pengelolaan ADD maupun DD. “Sekarang anaknya juga menjadi caleg untuk DPRD SBB. Jadi masyarakat harus pandai mengawasi pengelolaan ADD dan DD,” pungkasnya.(tim)