Bentrok Dobo, Dua Tewas

by

 

Ambon, ameksOnline.- Perkelahian antar pemuda kembali terjadi. Kali ini DI Kabupaten Kepulauan Aru. Aksi serang terjadi. Korban, Ruben Labok (30) tewas ditusuk pelaku yang adalah pemuda kompleks SMPN 1 Aru. Aksi balas dendam juga menyebabkan satu korban tewas.

Kejadian itu terjadi Minggu (17/2) sekira pukul 03.00 wit, di depan gedung Cendrawasih Dobo Jalan  Ali Moertopo Desa Lor-Lor RT 001 / 003. Kecamatan Pp Aru, Kabupaten Kepulauan Aru.

konsentrasi masa terjadi. Korban yang berasal dari pemuda Kompleks Salarem melakukan penyerangan terhadap pemuda Kompleks Belakang SMPN 1.

Korban yang adalah warga Kompleks Labodo itu jadi korban tusukan dalam konsentrasi massa itu. Sekitar pukul 03.00 Wit, korban dan dua orang rekan sedang duduk di Pangkalan ojek Komplek Jembatan Labodo.  Tiba-tiba datang pemuda belakang SMP Negeri 1 sekitar 10 orang yang sudah di pengaruhi minuman keras.

Saat pemuda kompleks belakang SMPN 1 Desa Lor-lor lewat di depan pangkalan ojek, di tahan oleh korban.   “Kalian mau kemana,” tanya korban. Ditanya balik pemuda-pemuda itu.   “kamu kenapa,” kata salah satu pemuda.

Korban langsung di keroyok oleh para pelaku sehingga terjadi perkelahian. Pada saat korban dipukul rekanya, Yakobus Rumlus (31) berusaha untuk melerai, tetapi korban masih terus dipukul. Setelag itu para pelaku kembali ke desa Lor-Lor, sambil berkata korban sudah kena tusuk dua lubang.

Korban tersungkur  di atas jalan raya. Dia diangkat rekanya. Korban dievakuasi dengan bersimbah darah. “Pukul 03.25 Wit Saksi bersama 1 orang rekannya langsung membawa korban dengan menggunakan sepeda motor menuju RSUD Cendrawasih Dobo, untuk mendapat penanganan medis, namun sesampainya di RSUD nyawa korban tidak tertolong (Meninggal dunia),” ungkap sumber di Mapolres Aru, kepada koran ini, tadi mlam.

Kejadian itu berlanjut. Sekitar Pukul 05.30 Wit warga Desa Salarem melakukan penutupan jalan di kompleks Kopi-kopi. Mereka juga melakukan  swiping masyarakat asal desa Lor-Lor. Mereka juga bersiap melakukan penyerangan.

“Aksi ini membuat masyarakat Salarem menjadi geram dan membuat mereka marah dan berniat untuk melakukan serangan balas dengan cara menutup jalan,” kata sumber.

Sekitar pkl 06.30 Wit rumah salah seorang warga Lor-Lor didatangi masyarakat Salarem . Ada sekitar 35 orang membawa alat tajam berupa anak panah dan Parang. Setibanya di rumah tersebut, mereka langsung melakukan pembakaran terhadap rumah salah seorang warga Lor-Lor dan juga Sepeda motor.

Warga Lor-Lor, Golden Gutandjala (34) juga diseret pemuda dari Salarem. Selain rumah dibakar, Golden ditusuk hingga tewas dan dibuang mayatnya di ruas jalan Pemdah III, Belakang Kantor Bupati Aru.

Istri Korban yang hendak melaporkan ke Polres Akibat kebakaran rumahnya itu, tak sanggup menerima kejadian naas itu. Ia teriak minta tolong dan warga sekitar menolongnya.

“Selanjutnya, sekitar Pukul 07.00 Wit Patroli PRC Polres Kepulauan Aru menemukan Mayat korban di Area Kompleks Kopi-kopi (Kompleks Salarem) RT 007/005, Kelurahan Siwalima dan langsung dilarikan ke RSUD Cendrawasih Dobo untuk dilaksanakan visum dokter,” terang sumber.

Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolof Bormassa membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia saat ini dalam penanganan, satu tersangka sudah diamankan. “Ya. Dua korban. Aparat TNI/Polri tetap stand by di lapangan. Satu orang sudah tetapkan tersangka dan ditahan. Satu lagi lagi buron, dia diduga residivice,” Terang dia. (NEL)