Jalur Baru Penyelundupan Cinnabar

by
BUKTI : Penyidik memeriksa barang bukti batuan cinnabar di kontainer. Foto ini diambil than 2017 lalu.

 

Ambon, ameksOnline.- Selalu ada jalan, penyelundup cinnabar mencari jalur memasok barang ilegal itu ke Kota Ambon. Dari Ambon barangnya dikirim ke Surabaya, Jakarta, juga Sukabumi. Cinnabar juga masih diperoleh dari lokasi tambang yang sama, Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Jalur pasokannya juga dibuat berbeda. Tak lagi melalui jalan yang sudah diketahui aparat keamanan. Waktu mengangkut barang juga dibuat acak. Kadang malam, hingga dini hari. Ini tidak terpantau, dan barang ini mulus sampai di Ambon.

“Mereka itu ambil dari areal penambangan, atau daerah penampungan pada malam hari. Setelah itu, dini hari cinnabar diangkut menggunakan speedboat. Menuju Laha atau lokasi yang sudah ditentukan,” kata sumber ameksOnline siang tadi.

Dari lokasi penampungan di Ambon atau Pulau Ambon, barang itu dipasok ke Bandar Udara Pattimura. Di Bandara, mereka sudah membangun kerjasama dengan oknum di Cargo. “Dari cargo itu, cinnabar di kirim ke luar Maluku,” kata sumber yang pernah ikut dalam penyelundupan cinnabar ini.

Pengiriman melalui cargo pesawat ini, kata dia, terbilang baru. Awalnya para pemilik cinnabar mengirimkan beberapa puluh ton. Setelah dinilai aman, pengiriman ditingkatkan lagi. “Sekarang aja pembeli dari Sukabumi mengaku membeli ratusan ton cinnabar. Pembelian terbaru, minggu lalu,” beber sumber ini.

Sementara itu, Polres Seram Bagian Barat, memastikan tidak ada lagi penambang illegal yang masuk ke areal penambangan di Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB. “Saat ini kita terus melakukan pantauan. Untuk sementara sudah tidak ada lagi, namun kita selalu melaksanakan antisipasi agar tidak ada lagi penambang ilegal disana,” ungkap Kapolres ABB, AKBP Setiawan, kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Menurutnya, perlunya pengosongan lahan di Dusun Hulung, Desa setempat dari penambag liar agar tidak berpotensi pencemaran lingkungan disana. “Kita ciptakan lingkungan yang bersih, dan hindari pelaku-pelaku penambang ilegal disana,” tegas dia.

Selain pencegahan, pihak Polres melalui tim sat Reskrim Polres setempat terus melakukan penyidikan terhadap tersangka-tersangka sebelumnya yang di tangkap dilokasi penambangan. (NEL)