Mekanisme Unik Timsel Baru – Ambon Ekspres
Politik

Mekanisme Unik Timsel Baru

Stevin Melay

Ambon, ameksOnline.- Mekanisme seleksi komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah Maluku, sedikit unik. Karena itu mekanismenya disebut ulang dan melanjutkan. Patokannya pada pelaksanaan dan hasil test CAT.

Anggota tim seleksi komisioner KPUD Maluku, Stevin Melay mengatakan, mekanisme ini cenderung memperhatikan azas rasa keadilan bagi pendaftar baru, maupun yang melanjutkan. “Kita berharap semua berjalan lancar,” kata dia kepada ameksOnline pagi tadi.

Tahapan awal, tetap dibuka untuk pendaftar baru. Sampai kemarin, seperti dikutip dari Ambon Ekspres, masih sepi peminat. Namun timsel tetap berpatokan pada waktu yang ditetapkan. Pendaftaran dibuka hingga 22 Februari. Setelah itu dilakukan seleksi administrasi atau berkas.

Ulang, kata dia, tahapan dimulai dari awal pendaftaran, hingga tahapan akhir. Calon komisioner yang digolongkan melanjutkan, dibagi lagi atas tiga kelompok. Kelompok pertama, mereka yang pada seleksi sebelumnya dinyatakan  lolos CAT tapi nilainya  dibawah 60.

Kelompok ini sudah melalui phisiko test. Para peserta ini terbagi lagi, lolos dan tidak lolos. “Mereka ini diberi kesempatan melakukan test lagi,” kata Melay. Untuk lolos tahapan berikutnya, standar nilai CAT harus 60 keatas. “Jika tidak mencukupi 60, dinyatakan tak lolos,” tambah Melay.

Menurut dia, bila dalam test CAT ini tidak ada peserta yang memenuhi standar nilai 60, tetap dinyatakan tidak lolos. Namun untuk keterwakilan perempuan, peraturan KPU memberi ruang. “Jadi perempuan tetap harus masuk. Caranya, timsel mengambil peserta perempuan yang memiliki nilai CAT tertinggi,” kata dia.

Kelompok kedua, kata dia, mereka yang lolos CAT, tapi tak lolos dalam test phisikologi. Dua diantaranya, petahana yang dalam test CAT sebelumnya lolos lima besar, yakni Hanafi Renwarin dan Syamsul Rifan Kubangun. Hanafi diperingkat 2, sementara Rifan diperingkat 5.

Dan kelompok ketiga, lanjut Melay, mereka yang dinyatakan lolos CAT, dan telah menyelesaikan tahapan berikutnya. Tiga diantaranya, La Alwi, Engelbertus Dumatubun, dan Almudatsir Sangadji. “Mereka ini langsung melalui test kesehatan dan wawancara,” tandas dia.(yan)

 

 

 

 

Most Popular

To Top