La Masikamba Dikawal 6 Polisi Jalani Sidang – Ambon Ekspres
Berita Utama

La Masikamba Dikawal 6 Polisi Jalani Sidang

Terdakwa suap La Masikamba masuk mobil tahanan usai sidang pagi tadi. -Nelson-

 

Ambon, ameksOnline.- Rompi Orange menghantarkan La Masikamba ke Pengadilan Tipikor Ambon pagi tadi. Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, dihadirkan penuntut umum KPK dalam ruang sidang utama untuk menjalani proses sidang awal (Dakwaan) atas suap kasus pajak di Kantor Pajak Partama Ambon.

Mantan Kepala KKP Ambon itu bersama dengan anak buahnya, Sulimin Ratmin. Keduanya dikawal ketat enam anggota Polisi menggunakan mobil tahanan Kejari Ambon.

La Masikmba menerima suap Rp.670 juta dari Direktur CV Angin Timur, Anthoni Liando (Terpidana 3 Tahun). Pemberian awalnya, di tahun 2015. Dia, terdakwa (La Masikmba) beberapa kali menghubungi Anthoni Liando untuk bertemu membahas persoalan pajaknya.

Komunikasi itu berakhir dengan pertemuan di Maluku City Mall (MCM). Disana La Masikmba mengajak Sulimin (Anak buahnya) bersama bertemu Anthoni. Dalam pertemuan itu, terdakwa diajak oleh terpidana, Anthoni untuk tidak mempersulit pajaknya. Dia meminta nilai pajaknya diturunkan dari nilai pajak. Selanjutnya, laporan kewajiban pajak Bos CV Angin Timur itu diangkat sebagai pajak non pengusaha.

Imbalannya, Anthoni akan memberikan  sejumlah uang kepada terdakwa. Pertemuan itu deal. Berselang beberapa waktu, La Masikmba menerima uang tunai dari Anthoni sebesar Rp. 100 juta. Selanjutnya, di 10 Agustus 2016 terdakwa kembali menerima uang transfer senilai Rp. 550 juta dari Anthoni melalui rekening atas nama, Muhamad Said yang adalah pengacara kondang di Maluku.

“Atas pemberian uang itu, terdakwa tidak lagi menghimbau kepada Anthoni untuk menyelesaikan tunggakan pajaknya di 2016 ,” ucap JPU KPK, Abdul Basir saat mbacakan dakwaan, siang tadi.

Atas pelaporan pajak tersebut, Direktorat Jenderal Pajak melakukan analisa resiko dan ditindaklanjuti. Dalam surat itu, Dirjen Pajak meminta untuk melakukan pemeriksaan terhadap 13 perusahaan wajib pajak, diantaranya CV Angin Timur.

La Masikmba menunjuk Sulimin untuk memeriksa Anthoni, dan tidak mempersulit dan mengajukan final terhadap pajak tersebut. Setelah periksa, terdakwa kembali menerima duit Rp. 20 juta dari terpidana Anthoni.

“Total duit yang diterima terdakwa sebesar Rp. 670 juta dari tangan Anthoni Liando. Rp 550 juta kita sita dari rekening atas nama Muhamad Said,” terang dia.

Sidang tadi dipimpin Majelis Hakim yang diketuai, Pasti Tarigan dibantu empat hakim anggota.

Usai persidangan, terlihat Terdakwa La Masikmba santai dan menebar senyum. Sementara, Sulimin mengeluarkan air mata saat digiring ke dalam mobil tahanan. (NEL)

Most Popular

To Top