Terpidana Alkatiri Kembalikan 200 juta – Ambon Ekspres
Hukum&Kriminal

Terpidana Alkatiri Kembalikan 200 juta

Beder Alkatiri saat dieksekusi Jaksa.-Nelson-

Ambon, ameksOnline.- Eksekusi badan lebih awal. Kini, Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur, Beder Azis Alkatiri mengembalikan uang negara sebesar Rp 200 juta kepada jaksa eksekutor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku melalui Kejaksaan Negeri Malteng.

Beder Alkatiri adalah salah satu terpidana korupsi proyek pembangunan Jembatan Gaa di Kabupaten SBT tahun anggaran 2007 senilai Rp. 2.178.439.000.

“Benar terpidana kasus korupsi Jembatan Gaa SBT, Beder Azis Alkatiri mengembalikan uang negara sebesar Rp 200 juta,” kata Kasi Intel Kejari Malteng, Karel Benito kepada Ambon Ekspres, pagi tadi.

Ia menuturkan, uang yang dikembalikan pemilik PT Putra Seram Timur ini merupakan denda atas putusan Mahkamah Agung yang menghukumnya dengan pidana 4 tahun 6 bulan penjara, dan dibebankan membayar denda Rp 200 juta, subsider 2 bulan kurungan.

“Uang yang dikembalikan terpidana, Beder Azis Alkatiri merupakan uang denda yang dibebankan kepadanya berdasarkan putusan MA RI,” terangnya.

Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur, Beder Azis Alkatiri dieksekusi tim Kejati Maluku ke Lapas Klas IIA Ambon, Senin (4/2).

Beder Alkatiri adalah salah satu terpidana korupsi proyek pembangunan Jembatan Gaa di Kabupaten SBT tahun anggaran 2007 senilai Rp. 2.178.439.000.

“Benar sudah dilakukan eksekusi terhadap terpidana korupsi Jembatan Gaa, Beder Azis Alkatiri,” kata Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette sebelumnya.

Selain Beder Aziz Alkatiri, kasus ini juga sempat menyeret Nurdin Mony yang saat itu menjabat Kadis PU SBT dan pelaksana proyek Tommy Andries.

Pengadilan tingkat pertama menghukum Alkatiri dengan hukuman 1,8 tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subsider dua bulan penjara. Anggota DPRD asal Fraksi  PKS ini juga dihukum membayar uang pengganti Rp 240 juta, subsider tiga bulan penjara.

Sedangkan, Tommy Andries divonis 2,4 tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider tiga bulan penjara serta membayar uang pengganti Rp 640 juta, subsider tiga bulan penjara.

Tidak terima Beder Azis Alkatiri dan Tommy Andreas, kemudian mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Ambon. Namun upaya Beder untuk lolos pupus, setelah divonis bersalah.

Kemudian Beder Azis Alkatiri kembali mengajukan upaya hukum kasasi ke MA. Tetapi upaya yang ditempuh Alkatiri lagi-lagi kandas. MA menghukumnya dengan pidana penjara 4,6 tahun penjara. Sementara Nurdin Mony dihukum Pengadilan Negeri Ambon 1,2 tahun penjara. (NEL)

Most Popular

To Top