Dirjen Polpum Gelar Dialog Peningkatan Kesadaran Bela Negara di Wilayah Perbatasan

by

KeAmbon, ameksOnline.- Guna mempersiapkan masyarakat menghadapi pesta demokrasi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden, Direktorat Bina Idiologi, Karakter dan Wawasan kebangsaan, Direktorat Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan kegiatan Dialog Peningkatan Kesadaran Bela Negara di Wilayah Perbatasan.

Kegiatan yang  diikuti utusan Kesbangpol dari semua kabupaten/kota dan mahasiswa serta stakeholder terkait di buka Direktur Bina Idiologi, Karakter Wawasan Kebangsaan Dirjen Polpum Kemendagri Prabawa Eka Soesanta. Kegiatan berlangsung seharian dipusatkan di Pacifik Hotel Selasa (19/2) kemarin.

Prabawa kepada ameksOnline ini mengungkapkan, inti kegiatan adalah menyongsong momen persiapan pemilu serentak 2019 . “Kita sebentar lagi akan memilih calon-calon DPRD kabupaten/Kota, Provinsi, DPR RI, DPD dan Presiden dan Wakil Presiden. Di beberapa tempat di Indonesia, kita melihat berbagai fenomena yang sangat menyedihkan. Dimana, pemilu yang seharusnya menjadi ajang pesta demokrasi, malah berubah menjadi tempat untuk saling mengkotak-kotakan diri, saling membenci,”ungkapnya .

Padahal kata dia, pemilu sendiri adalah suatu peniscayaan setiap lima tahun. “Kita akan memilih pemimpin kita, dan pemimpin itu kita pilih dalam konteks demokrasi pancasila, untuk lebih mempercepat cita-cita dan tujuan negara. Kan gitu. Tidak perlu kita sampai saling membenci,”tegasnya.

Menurutnya, Forum Dialog Bela Negara saat ini, sengaja digelar untuk memberikan wawasan kepada peserta, bahwa negara ini adalah milik kita bersama yang harus kita cintai dan rawat, sehingga dapat membangun dirinya dengan baik untuk lebih mempercepat, serta mencapai tujuan dan cita-cita kemerdekaan.

“Kita lagi mendiskusikan bagimana harapan founding father, bagaimana mereka dengan susah payah mendirikan negeri ini. Kita berharap kita bisa merawatnya dengan baik, secara bersama-sama bergotong- royong, tanpa membedakan suku agama, ras dan golongan,”ingatnya .

Ditanya soal masalah Pileg dan Pilpres kedepan seperti apa, Prabawa mengaku untuk saat ini sangat ramai di Medsos .“Pengalaman di DKI itu, rame di Medsos tetapi di dunia nyata itu semuanya berlangsung dengan baik. Tentunya kita berharap partisipasi seluruh masyarakat Indonesia, untuk menjaga keamanan dan ketertiban yang ada. Saya optimis semuanya akan berjalan dengan baik selama kita menjaga bersama-sama, ” harapnya.

Untuk diketahui dialog ini menghadirkan dua narasumber yakni Prabawa Eka Soesanta Direktur Bina Idiologi, Karakter Wawasan Kebangsaan Dirjen Polpum Kemengdagri dan Ahmad Ubaidillah yang juga Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Riat Arabsaudi. (ESI)