Proyek BPJN di Seram, Rusak Total – Ambon Ekspres
Berita Utama

Proyek BPJN di Seram, Rusak Total

Kondisi Jalan SS yang diambil Sebelum tour de Molluca. -ist-

Ambon, ameksOnline.— Kerusakan jalan di jalur tanjakan SS atau Gunung SS, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah cukup parah. Padahal baru dua tahun jalan ini diperbaiki Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVI Wilayah Maluku-Maluku Utara. Komisi C DPRD Maluku dalam kunjungannya, menemukan kerusakan tersebut.

Balai sebelumnya juga berjanji, memerintahkan kontraktor memperbaiki jalan tersebut, karena masih masa pemeliharaan. “ Yang kami heran kenapa jalan ini, setiap tahun ada kerusakan.  Padahal, ada anggaran pemeliharaan. Kita minta kepala Balai yang baru, agar evaluasi Satker  maupun PPK-nya yang menanggani pemeliharan jalan itu. Karena, dianggap ini tidak beres,” kata Ketua Komisi C DPRD Maluku Anos Yermias kepada  Ambon Ekspres, Selasa (19/2).

Warga setempat  mengeluh kerusakan tersebut. Mereka berharap ada perbaikan. Kata dia, jika dibiarkan, akan menjadi masalah bagi pengguna jalan. Gunung SS identic dengan jalur yang berbahaya, karena itu kualitas jalan harus dijaga. “Warga ternyata sudah mengeluh dengan kondisi jalan ini. Komisi tentu, tidak diam. Harus di evaluasi Satker dan PPK-nya. Apalagi  ini jalan Nasional, yang anggaran pemeliharaannya sudah disediakan kenapa tidak dilakukan,” tegas Anos.

Politisi Golkar ini menandaskan, jika rekomendasi Komisi C tidak direspon Balai Jalan, masalah tersebut akan disampaikan ke Kementrian PUPR. Selain SS, pekerjaan jalan di Desa Labuang Seram Utara dan sekitarnya yang dikerjakan Balai Jalan, masih dihentikan sementara. Karena persoalan ganti rugi tanaman yang masih menjadi kendala.

“Kalau pekerjaan jalan di Labuang  sementara masih dihentikan. Karena persoalan ganti rugi tanaman. Padahal kalau dilihat jalan ini untuk kepentingan bersama, harusnya direspon baik oleh masyarakat,” beber Anos.

Jalan Piru Taniwel juga ditemukan masalah. Kerusakan yang ada jika tidak diperbaiki maka menjadi kendala bagi masyarakat setempat.  Komisi sudah memerintahkan Balai Jalan agar menyelesaikan persoalan itu.  Kemudian jalan Waesala Piru sudah dilakukan Hotmix sampai ke Alang Saude.  Jalan ini menghubungkan beberapa  desa di daerah itu.

“Jalan Piru Taniwel rusak betul, makanya direkomedasikan agar harus diperbaiki. Karena yang merasakan dampaknya adalah warga setempat. Kalau jalan Waesala Piru itu sudah bagus, karena hotmixnya sudah sampai ke Alang Saude. Kedua jalan ini masuk jalan Nasional,” paparnya.

Pengawasan tahap pertama dilakukan di enam Kabupaten. Komisi hanya menemukan proyek jalan Nasional yang bermasalah di Maluku Tengah dan SBB. Sementara untuk Buru Buru Selatan, SBT dan Kota Ambon semuanya dilakukan dengan baik.

Sedangkan jalan yang dikerjakan dengan APBD Provinsi, tidak ditemukan bermasalah. Semuanya, dilakukan sesuai dengan anggaran yang disediakan.“Selain itu tidak ada. Bahkan, untuk proyek dengan APBD Provinsi semuanya  baik, tidak ada masalah,” ungkap  Anos  (WHB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top