Yohanes Latue Dianiaya Pemuda Lesibata – Ambon Ekspres
Berita Utama

Yohanes Latue Dianiaya Pemuda Lesibata

Ambon, ameksOnline.- Aksi premanisme kembali terjadi. Setelah, bentrok Latu-Hualoy, kini penganiayaan terjadi lagi di Kabupaten Seram Bagian Barat. Yohanis Latue warga Desa Mornaten jadi bulan-bulanan kelompok pemudah Desa Lisabat. Tubuhnya memar akibat dikeroyok menggunakan kayu.

Kejadian itu, terjadi Minggu (24/3) pukul 03.00 Wit dini hari. Korban yang kala itu mengendarai mobilnya dari arah Desa Mornaten, menuju Desa Nuniali untuk memperbaiki mobilnya di bengkel. Penutup bak mobilnya rusak, dan perlu diperbaiki.

Pada saat tiba di bengkel milik Mesak, tidak ada aktifitas perbengkelan. Korban kemudian memutar balik mobilnya menuju Desa Mornaten. Dalam perjalanannya, korban berpapasan dengan sekelompok pemuda di Jembatan Kali Tona Desa Nuniali.

Korban dicegat pemudah Lisabata. Tanpa berbicara panjang, para pemuda itu langsung melayangkan pukulan ke wajah korban hingga terjatuh saat keluar dari dalam mobilnya. Tak puas, para pemuda itu kembali mengeroyok korban menggunakan kayu disekitar lokasi kejadian.

“Dari kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet pada bagian sikut kanan, bengkak memar pada kepala bagian kiri dan kanan sampai dengan bagian belakang kepala,” ungkap sumber kepolisian di Mapolres SBB, malam tadi.

Terhadap kejadian tersebut, kata sumber Babinsa setempat, Serka Kailul dan Babinkamtibmas Desa Lisabata, Brigpol M Nirahua melakukan koordinasi untuk mencari pelaku, yang saat ini telah kabur.

Korban saat ini sudah dalam perawatan medis di RS Piru. Kapolsek Taniwel Ipda Esau Masbaitubun bersama Danramil juga turun ke TKP untuk melaksanakan koordinasi lanjut dengan pihak korban.

“Dari hasil koordinasi itu, Kepala Desa Mornaten bersama Kepala Desa Lisabata sepakat persoalan diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar dia. (NEL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top