Polisi: Pelaku Diduga Kerasukan – Ambon Ekspres
Berita Utama

Polisi: Pelaku Diduga Kerasukan

Salah satu korban yang ditebas Armin Ternate. Korban dirawat di RS Lala, Namlea.- Ist-

Ambon, ameksOnline.- Setelah ditahan,  Armin Ternate 35 tahun, pelaku pembacokan tujuh warga di Jikumerasa, Kabupaten Buru ditetapkan polisi sebagai tersangka. Dugaan sementara polisi, pelaku kerasukan.

Tujuh korban yang ditebas masing-masing, Sofian  37 Tahun, Ida Ratnasari 25 Tahun, Rasun 59 tahun, Ilham Aunaka (23 tahun, Puasa Aunaka 61 tahun, Nurdin Buton 59 Tahun, dan La Bima Kondoa 63 tahun. Ketujuh korban ini berdomisili di Jikumerasa.

“Pelaku diduga sedang kerasukan ketika melakukan aksinya tersebut,” duga Kasubbag Humas Polres Buru, Ipda Dede Syamsi Rifai kepada Ameks Online via selulernya, siang tadi.

Dikatakan, pelaku sementara  dirawat di Puskesmas Namlea, dengan pengamanan ketat. Pelaku dikeroyok oleh warga disekitar TKP. Selain itu, Para korban juga sementara dirawat di RSUD Lala.

“Utk Korban pembacokan baru satu orang yang diperbolehkan ukembali ke rumah oleh pihak Rumah sakit Atas nama, La Bima Kondoa. Kondisi di TKP saat ini sudah kondusif,” akui dia. (NEL)

Informasi yang diperoleh, sekitar pukul 05.30 wit , Armin Ternate masih dirumah pamannya, Rusman Ternate. Mereka sempat ribut. Keributanya, tak terkendali dan jadi tontonan warga setempat.

Pamannya, mencoba untuk mengawasi Armin. Namun, pelaku terlepas dari tangan pamannya. Pelaku keluar dan menuju rumah Aidin Nurlatu, tepatnya di depan Pos Caleg Golkar.

Dia masuk kamar dan mengambil parang dibawah tempat tidur. Keluar kamar, dia mengancam  sepupunya, Nurul Nurlatu yang pada saat itu sedang berada di dalam kamar.

Nurul lolos. Pelaku kemudian keluar dan mmembacok ibu Safyan yg sedang berada di dalam Pos Caleg Golkar. Srtelah itu pelaku melakukan pembantaian secara membabi buta terhadap para korban lainnya yang, saat itu sedang berada di jalan raya.(Nel)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top