Cegah Penyalagunaan DD-ADD, Kejati Buat Penyuluhan

by

Ambon, ameksOnline.- Setiap tahunya kucuran Dana Desa dari pemerintah pusat meningkat. Sebagai upaya preventif agar tidak terjadi penyalahgunaan, Kejaksaan Tinggi Maluku gencar melakukan kegiatan Penyuluhan dan Penerangan Hukum.

Gencarnya Kejati Maluku dengan bertemakan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Dana Desa (DD) Dan Alokasi Dana Desa (ADD) .

Selasa, (5/3) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Sirimau, Karpan Ambon. Kecamatan Sirimau, merupakan kecamatan ke-5 setelah, 4 (empat) Kecamatan yang dikunjungi oleh Tim Luhkum Penkum Kejati Maluku.

“Jadi penyuluhan sudah dilakukan di lima kecamatan. Terakhir Kecamatan Sirimau pagi tadi,” ungkap Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Sammy Sapulette, kepada Ameks Online, sore tadi.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi Kejaksaan guna, mendukung Program Pemerintah dari aspek pencegahan guna mencegah kebocoran dana desa sehingga dapat dipergunakan sesuai peruntukannya, untuk pembangunan dan pemberdayaan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Peserta yang dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan ini antara lain, para kepala Desa/Raja, Sekretaris Desa/Negeri, Bendahara, petugas pendamping, Badan Permusyawaratan Desa/ Saniri Negeri dan perangkat desa/negeri lainnya,” ujar dia.

Dalam kegiatan penyuluhan itu, Kejati Maluku menampik berbagai macam persoalan DD dan ADD yang sering terjadi di Desa maupun Negeri di Maluku, yang akhirnya berurusan dengan hukum.

“Prinsipnya, penerangan hukum dan pencegahan yang kita utamakan. Sehingga, tak ada lagi kebocoran anggaran yang mengakibatkan kerugian terhadap Negara,” jelas dia.

Dalam kegiatan penyuluhan itu, bertindak sebagai narasumber adalah, Kasi Ekonomi dan Keuangan Kejati Maluku, Achmad Latuponno, dan Samy Sapulette, selaku Kasi Penkum. (NEL)