Pegawai ACC Dibunuh Suami Sendiri

by

Ambon, ameksOnline.- Akhirnya terungkap juga penyebab kematian Nur Nabila (25). Polisi berhasil membongkar kedok kejahatan yang mengakibatkan Karyawan Mall ACC itu meninggal. Abdul Fikar, suami korban, menjadi pelaku tunggal pembunuhan itu.

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) motif dibalik pembunuhan itu. Kejadian, Jumat (8/3) sekira pukul 00.30 Wit bertempat di kamar kos mereka di RT 007/ RW 19, Puncak Wara, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau.

Sebelum dinyatakan meninggal dunia secara medis, korban sempat dilarikan suaminya ke rumah sakit Bayangkara Tantui. Dokter menyatakan korban meninggal dunia. Tak puas, malam itu dia kembali mengevakuasi jenazah isterinya ke RST. Upayanya sia-sia. Korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Polisi bergerak cepat. Total 10 saksi diperiksa, termasuk sami korban. Hasilnya, perbuatan pidana yang mengakibatkan matinya korban tak wajar. “Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi, dan suami korban. Akhirnya, polisi menemukan bukti yang mengarah pada  meninggalnya korban dengan adanya kekerasan. Suami korban resmi ditetapkan tersangka,” ungkap Wakapolres P Ambon dan Pp Lease, Kompol Ferry Mulyana kepada Ameks Online, siang tadi.

Terungkapnya siapa pelaku pembunuhan Nabila, setelah polisi melakukan olah TKP. Saat olah TKP ditemukan adanya percikan darah di samping Jendela Kamar Kos. Selain itu, dari hasil otopsi dan visum ditemukan sejumlah luka di tubuhnya.

“Selain diketahui adanya luka-luka di sekujur tubuh korban, Kaki, dan tangan. Diketahui juga, adanya benturan benda keras di belakang kepala korban. Diduga korban meninggal dengan adanya kekerasan dalam rumah tangga,” jelas dia.

Suami korban, Fikar ditetapkan tersangka, dan ditahan di Rutan Mapolres P Ambon dan Pp Lease. “Dia (tersangka) diganjar 44 ayat 3 UU tentang KDRT dengan ancaman 15 tahun, pasal 338 KUHPidana ancaman hukuman 15 tahun, dan Pasal 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman 7 tahun,” terang Ferry.

Korban kemudian dibawa kembali ke Puncak Wara. Paginya, sekitar pukul 06.00 WIT, salah satu kerabat keluarga korban melihat kematian Nur Nabila tak wajar. Dia akhirnya melaporkan masalah ini ke polisi.

Pantauan koran ini di Bhayangkara, sekitar pukul 13.30 WIT, suami korban, ZA(28), usai melihat jenazah istrinya di kamar mayat, ia kemudian dibawa ka Polres Pulau Ambon dan Pp Lease. (NEL/Upi)