Bupati SBB Non Aktifkan 8.532 Kartu JKN KIS – Ambon Ekspres
Berita Utama

Bupati SBB Non Aktifkan 8.532 Kartu JKN KIS

Bupati SBB, Mohammad Yasin Payapo

Ambon, ameksOnline.- Tindakan tak bijak dilakukan Bupati Seram Bagian Barat, Mohammad Yasin Payapo. Sebanyak 8.532 kartu Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat dihentikan. Permintaan penghentian disampaikan langsung bupati ke BPJS.

 

Kepala BPJS Wilayah Maluku, Afly Latumakulita membenarkan adanya permintaan nonaktif  JKN dan KIS. Dia menjelaskan, atas permintaan Payapo,  tanggal 01 Maret 2019 kartu tersebut telah dinonaktifkan.

” Iya, benar bahwa permintaan bupati SBB adalah menonaktifkan kartu JKN KIS. Dan atas permintaan tersebut pada tanggal 01 Maret 2019 lalu kami telah menonaktifkan kartu tersebut,” kata Kepala BPJS Wilayah Maluku, Afly Latumakulita kepada Ameks Online, Rabu, (13/03).

Dia mengungkapkan, sekira 8.325 ribu kartu JKN KIS milik masyarakat miskin yang telah dinonaktifkan hingga saat ini belum ada pemberitahuan kepada masyarakat yang memegang kartu tersebut. ” Kami telah menyurati Bupati dan Camat agar hal tersebut disampaikan kepada masyarakat agar kartu tersebut tidak digunakan  saat melakukan pelayanan kesehatan ,” bebernya.

Menurutnya, mestinya kartu tersebut tetap digunakan oleh masyarakat miskin demi mendapatkan pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun di rumah sakit seluruh Indonesia. Karena itu, kata dia, hampir sebagian besar masyarakat yang berdomisili di pedesaan terkendala mengenai pelayanan kesehatan. Salah satu faktornya adalah karena tingkat pendapatan yang rendah tak sebanding dengan biaya kesehatan.

” Sangat disayangkan dengan kebijakan Bupati SBB ini. Bupati lain berlomba-lomba untuk mensejahterakan rakyatnya dengan memberi kartu BPJS Kesehatan tapi Bupati SBB sebaliknya meminta agar kartu tersebut dinonaktifkan. Bagaimana dengan nasib masyarakat miskin yang nantinya akan mendapatkan pelayanan kesehatan?” Kesalnya. (AKS)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top