Dua Penjambret Dilumpuhkan Buser

by

Ambon, ameksOnline.- Dua penjambret yang diduga sering beroperasi di Kota Ambon, berhasil dilumpuhkan tim Buru sergap Polres Ambon. Tim ini dipimpin Aipda Ridwan Gani. Penangkapan terjadi sekira pukul 22.00, Jumat (15/3).

Dua pelaku itu adalah Abdul Kadir Lampung alias Dade (20), dan Ikhsan Nurlette alias Chano (37). Sementara satu rekan mereka, masih dalam pengejaran tim Buser. Polisi menangkap Dade dan Chano, setelah mereka gagal melakukan penjambretan di Jembatan Merah Putih.

Penjambretan Dade dan Chano yang gagal dilakukan terhadap Clalita Gerelin Latarisa, (21), seorang mahasiswa yang tinggal di Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon.

Penangkapan dua penjambret ini terjadi JMP pada Jumat (15/3) malam. Sebelum penjambretan, keduanya bergerak dari arah Poka hendak balik ke Desa Batumerah. Polisi mengungkapkan, keduanya sudah mabuk. Di tengah jalan, diatas JMP, keduanya melihat sasaran sedang menggunakan handphone.

Keduanya merapat korban, langsung merampas HP miliknya. Mereka lari, namun berhasil dikejar warga lain yang sedang melintasi JMP. Keduanya terjatuh. Datang warga dan mengamankan keduanya. Warga menyerahkan dua penjambret ini ke Polsek Teluk Ambon.

Setelah diperiksa, polisi menemukan bukti kalau dua pelaku ini, sudah beroperasi sejak 2018. Beberapa lokasi menjadi sasaran mereka. Dade melakukan aksinya di Depan Gang Flamboyan, Desa Batumerah. Di lokasi ini, dia menjambret sebanyak empat kali.

Dari operasi itu, Dade menggondol dua HP merek Samsung, dan dua HP merek Nokia. TKP selalu di Lorong Flamboyan, karena Dade sering mangkal ojek di lokasi itu. Namun dalam keterangannya kepada polisi, dari operasi bersama, hanya sekali dia berhasil merampas HP korban.

Dade selama beraksi menggunakan sepeda motor milik pelaku, merek Beat warna ping hitam nopol DE 3124 NN. Terkait kasus ini, Penyidik Satuan Reskrim Polres  Ambon telah memeriksa 4 orang saksi. Dua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka sesuai pasal 365 KUHPidana dan telah di tahan di Rutan Polres  Ambon.(upi)