Polisi Bandar Narkoba Hukumannya Berlapis

by

Ambon, ameksOnline.- Kepala Polda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa, mengaku tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Anak buahnya yang bersalah, hukumannya akan berlipat  dibanding masyarakat biasa.

Penegasan Jenderal Bintang Dua ini menjawab persoalan yang melilit Bripka Dace J. Pays. Oknum Polda Maluku ini ditangkap karena menyimpan narkotika jenis sabu dan timbangan digital. Dia diduga  bandar narkotika.

“Penegakan hukum tidak pilih kasih. Artinya hukumnya harus tegas. Siapa (oknum polisi) yang melanggar, maka hukumannya akan berlipat lipat dari masyarakat biasa,” tegasnya di sela menjenguk pasien pengobatan gratis di Desa Dava, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Selasa (19/3).

Royke memuji anak buahnya dalam menegakkan aturan. Sebab, beragam kasus berhasil diungkap, apalagi perkara narkoba. “Itu berarti penegakan hukumnya aktif. Dia tangkap sini, tangkap sana. Dia tidak tidur,” ujarnya.

Royke tidak segan menindak tegas oknum polisi yang melakukan pelanggaran berat. Buktinya, semasa menjabat sebagai Kapolda Maluku, Ia telah melakukan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH), terhadap 9 anggota.

Untuk diketahui, Bripka Dace J. Pays, yang bertugas di satuan Siaga Biro Ops Polda Maluku ini diringkus di Jalan Dr. Kayadoe, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku, 5 Maret 2019.

Aparat penegak hukum ini telah menjadi Target Operasi (TO) sejak lama. Ia berhasil diringkus setelah dibuntuti 2 Bulan terakhir.

Dace mengaku telah mengkonsumsi sabu selama 4 Tahun. Dari tangannya, aparat menyita satu paket sabu, 14 plastik klaim dan timbangan digital. (Upi)