Bentrokan di Pagi Buta

by

 

Ambon, ameksOnline.- Saling serang antar kampung terjadi lagi di Ambon. Kudamati masih menjadi langganannya. Saling serang menggunakan batu terjadi sekira pukul 05.00 wit, Jumat (22/3) dini hari.

Insiden ini terjadi  di depan Lorong Gereja Imanuel. Bentrokan terjadi antar  pemuda RT 002/05 dan pemuda lorong naga kelurahan kudamati,  di Jalan Nona Saar Sopacua. Lokasi bentrok  di depan lorong gereja Imanuel OSM RT 003/06 Kelurahan  Wainitu, Kecamatan Nusaniwe,  Ambon.

Informasi yang diperoleh AmeksOnline,  Lisa Siahaya (18) mengatakan, dia sedang duduk depan lorong tempat jualan nasi kuning. Tiba-tiba dari arah depan lorong gereja Imanuel OSM munculnya sekelompok pemuda kurang lebih 10 orang. Mereka menembakkan petasan kearah rumah warga di sebelahan jalan.

Aksi mereka itu menggangu ketenangan  warga sekitar. Warga mulai resah. Sejumlah pemuda melarang.  Namun mereka  terus melakukan penembakan petasan dan mengarahkan kepada kelompok pemudah yang menegur. Tak terima mereka membalas dengan lemparan batu.

Saling kejar disertai hujan batu juga mewarnai aksi pagi tadi. Warga yang tersinggung, mencoba menghubungi Polsek Nusaniwe untuk mengamankan kondisi terkini.

Tepat, Pukul 06:00 Wit anggota polsek Nusaniwe tiba di TKP dan berusaha mengamankan situasi. Namun, kelompok pemuda itu kembali  menembak petasan keadah anggota polsek. Polisi terpaksa  mengeluarkan tembakan gas air mata kearah kelompok pemuda.

Pukul 06:05 Wit satgas BKO RK Yonif 731/kabaresi tiba di TKP dan berhasil membubarkan kedua kelompok pemudah preman tersebut. Dari aksi lemparan batu itu, tak ada kejadian yang merugikan .

Diduga kejadian ini, merupakan lanjutan kejadian, Kamis (21/3) sekira pukul 03:00 Wit. Dimana, terjadi aksi pelemparan batu antara kedua kelompok pemuda itu.

Salah seorang warga RT 002/05 OSM, Afrino Manduapessy yang mabuk dan melakukan aksi pelemparan terhadap rumah warga di tepi jalan Nn.Saar Sopacua. Afrino saat masih dalam pencairan polisi karna ybs melarikan diri. (NEL)