Mesjid Dawang Jadi Perhatian Bupati – Ambon Ekspres
Daerah

Mesjid Dawang Jadi Perhatian Bupati

Bupati SBT, Mukti Keliobas usai peletakan batu pertama pembangunan Mesjid di Desa Dawang, pada April 2018 lula. -ist-

Ambon, ameksOnline.- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur menaruh perhatian besar terhadap nasib ratusan masyarakat Desa Dawang Kecamatan Teluk Waru, yang memilih memeluk Islam. Peletakan batu pertama masjid di desa itu justeru dihadiri Bupati Mukti Keliobas langsung.

Sebelumnya aktivis HAM, Sadam Sileuw menuding Bupati SBT, Mukti Keliobas tidak pernah membantu pembangunan masjid di Desa Dawang. Warga Dawang, kata dia, tidak pernah mendapat fasilitas peribadatan.

Sejumlah pihak berusaha membela Bupati Abdul Mukti Keliobas. Mereka mengaku, Bupati pada April 2018 datang dan menyaksikan Penutupan Atap Mesjid di desa itu. Saat peletakan batu pertama mesjid Desa Dawang, juga di hadiri bebarapa pimpinan OPD dalam lingkup Pemda SBT.

“Apa kah ini yang dibilang tidak pedulian Bupati terhadap pembangunan mesjid Di Desa Dawang. Itu tak benar. Tudingan itu sangat tidak mendasar, dan suatu pernyataan yang tak bisah dipertanggung jawabkan,” tegas ketua KNPI SBT, Rusdi Rumata kepada Ameks Online membantah tudingan Aktivis HAM asal Kabupaten SBT, Sadam Sileuw, tadi malam.

Menurutnya, Pemda SBT bertanggung jawab terhadap masyarakatnya, dan memberikan serta mendukung penuh proses peribadatan disana. Agara,  warga tekun beribadah.

“Dalam acara penutupan atap mesjid saat itu,  Bupati menyampaikan akan memberikan bantuan kepada mesjid tersebut. Bantuan diberikan atas nama pemerintah daerah serta bantuan dari pribadi Abdul Mukti Keliobas. Semua bantuan ini sudah diambil oleh panitia mesjid lewat proposal yang dimaskukan ke pemda pada tahun 2018, serta bantuan pribadinya,” ujar dia.

Dikatakan, di Kabupaten SBT terdapat ratusan Mesjid yang membutuhkan bantuan Pemerintah Daerah. Jadi,  Bupati dan Wakil Bupati tidak bisa membantu pembangunan mesjid di Desa Dawang  sepenuhnya. Namun, untuk terus mendukung serta memberikan bantuan guna memperlancar proses pembangunan tempat ibadah tersebut.

Mengutip Ketua penggalangan dana, Hasim Simatupang, Rumata mengaku, untuk pembangunan mesjid Dawang diajukan proposal bantuan dana kepada pemerintah. Pemerintah menyerahkan dana Rp20 juta. Dan juga sumbangan lainnya, dari SKPD.

Ketua Rembuk SBT Ismail Rumbalifar yang mengawal proses pembangunan masjid Dawang juga mengaku, apa yang disampaikan Sadam tidak benar. Menurutnya, Bupati SBT telah memberikan tanggungjawab tersebut kepada mereka samenjak tahun 2016, setelah peletakan batu pertama hingga saat ini.

“Itu tidak benar. Pemda sangat mendukung, dan Bupati sendiri juga menyuport hingga memberikan bantuan pribadi. Apa yang diberikan itu tidaklah benar. Apa yang disampaikan itu bukan fakta,” singkat dia via Whatshap. (NEL)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top