Puluhan Calon Komisioner Kota-Kabupaten Diuji

by

Ambon, ameksOnline.- Puluhan calon komisioner KPU kabupaten/kota seluruh Maluku berupaya keras masuk daftar lima besar lewat uji kelayakabn dan kepatutan. Calon masih aktif jadi komisioner tidak dijamin lolos.

Upaya keras para calon komisioner 11 kabupaten/kota itu terjadi di dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di lantai 6 Hotel santika, Minggu (24/3) dan Senin (25/3). Uji kelayakan dan kepatutan dibagi dalam dua zona di dua ruangan terpisah.

Lima komisoner KPU Maluku menguji mereka. Setiap calon mendapat porsi waktu 10-20 menit. Pantauan AmeksOnline, hingga pukul 22.00 WIT, calon komisioner tujuh daerah sudah selesai diuji, yakni Buru, Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat, Buru Selatan, Tual, Ambon, dan Seram Bagian Barat.

Para calon diuji dengan sejumlah materi yang diuji. Tak hanya materi, pengalaman juga jadi faktor penting dari penilaian. “Materi soal layak dan patut. Banyak aspek dan itu menjadi konsumsi kita untuk melakukan proses uji kelayakan dan kepatutan,”ujar Ketua KPU Maluku, Syamsul Rifan Kubangun kepada wartawan disela-sela uji kelayakan.

Calon dengan status petahana atau masih aktif sebagai anggota KPU kabupaten/kota, bukan jaminan kelulusan. Pengetahuan, integritas, dan pengalaman juga akan dinilai.

“Ini ada aspek penilaian, salah satunya soal pengalaman kepemiluan. Misalnya, sekarang dia menjadi penyelenggara pemilu di KPU kabupaten/kota, itu juga jadi aspek penilaian. Jadi, bukan soal petahana atau komisoner lama,”jelas Rifan.

KPU Maluku berupaya uji kelayakan dan kepatutan selesai besok. Hasilnya akan disampaikan ke KPU RI, Selasa (26/3). Selanjuntnya, komisioner KPU RI menetapkan nama-nama yang lolos dalam rapat pleno dan dituangkan dalam surat keputusan.

Kewenangan itu tidak dimiliki oleh KPU provinsi. Tugas mereka hanya menguhi kelayakan dan kepatutan para calon.

“Tugas pertama kami setelah dilantik adalah melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU kabupaten dan kota. Selanjutnya, yang menetapkan dan melantik itu adalah KPU RI,”kata Rifan. (TAB)