Satu Luka, Dua Kelompok Pemuda Tegang – Ambon Ekspres
Berita Utama

Satu Luka, Dua Kelompok Pemuda Tegang

Korban yang dirawat di UGD RSU Masohi, Selasa (26/3) malam. -Ist-

 

Ambon, ameksOnline.- Bentrokan antar kelompok kembali terjadi. Kali ini giliran Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.  Selasa, (26/3) sekitar pukul 22.00 Wit tepat didepan Mesjid Bani Abdullah terjadi perkelahian antara pemuda Komplek pahlawan dengan pemuda Kompleks Lesane.

Akibatnya, Firsan Tualeka, (17) siswa kelas 12 SMA I Masohi mengalami luka pada bagian belakang Kepala dan luka pada bibir bagian atas dan dirawat di RSU Masohi.

Informasi yang diperoleh Ameks Online menyebutkan, korban Firsan Tualeka sekitar pukul 20.30 Wit keluar dari rumah, menuju warnet yang terletak di RT.07 Kelurahan Lesane untuk mengerjakan  tugas sekolah.

Setelah tiba di depan mesjid Bani Abdullah Lesane, tiba-tiba muncul sekelompok pemuda kurang lebih 30 orang yang diduga berasal dari Komplek Pahlawan, Masohi. Mereka  langsung memukul korban dengan menggunakan Kayu dan Batu, bahkan ada yang memegang parang.

Korban sempat melakukan perlawanan terhadap para pelaku. Namun karena kalah banyak, korban tidak bisa menghindar. Korban dibuat babak belur dan jatuh pingsan. Dia  dilarikan ke RSU Masohi oleh temannya untuk mendapatkan perawaratan.

Pada pukul 22.30 Wit Patroli dari Shabara Polres Malteng tiba di TKP untuk membubarkan massa dan mengamankan situasi.

Firsan mengalami luka robek pada Kepala Bagian Belakang dengan 6 jahitan, Luka robek pada bagian Bibir atas dengan 2 jahitan, luka robek pada jari kelinking tangan kanan serta memar pada lengan kedua tangan akibat terkena pukulan benda tumpul.

Permasalahan tersebut sementara ditangani oleh pihak Polres Malteng. Korban yang saat ini sementara mengikuti seleksi di Kepolisian ini, melalui orang tuanya meminta pihak kepolisian dapat mengungkap dan menangkap para pelaku.

Selain itu, pihak keamanan setempat dapat menertibkan jam operasinal pemilik warnet karena disenyalir terjadianya tawuran akibat berkumpulnya para pemuda di Warnet yang sedang mengerjakan tugas sampai larut malam.

Penyebab terjadinya perkelahian sementara masih diselidiki. (NEL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top