49 persen guru dan kepsek belum memiliki gelar Sarjana – Ambon Ekspres
Advetorial

49 persen guru dan kepsek belum memiliki gelar Sarjana

Ambon, ameksOnline.- Upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kemampuan akademik para guru dan kepala sekolah di tingkat sekolah dasar melalui Universitas Terbuka Ambon, disambut baik oleh seluruh kepala sekolah dan guru. Ini dikarenakan di kota Ambon sampai akhir 2018 lalu, ada 49 persen para guru dan kepala sekolah belum memiliki kualifikasi strata satu (S1).

Kepada Ambon Ekspres, Kepala Universitas Terbuka Ambon, Dr.Paken Pandiangan, S.Si, M.Si, mengatakan,  para guru dan kepala sekolah yang mengajar, belum mempunyai kemampuan akademik yang cukup kompetensi dalam bidangnya.

“Sehingga, kami bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Ambon memberikan ruang kepada para guru dan kepala sekolah untuk meningkatkan kemampuannya dalam bidang akademik,” kata dia saat ditemui usai kegiatan sosialisasi di lingkup SMA Negeri 5 Ambon, Sabtu, (23/3).

Dia mengaku, dengan para guru dan kepala sekolah yang belum menyelesaikan atau belum mempunyai kualifikasi strata satu ini, bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas dirinya. Sehingga saat program pemerintah pusat berjalan nanti, setiap guru dan kepala sekolah wajib nemiliki gelar strata satu, maka para guru dan kepala sekolah bisa mendapatkan sertifikasi dan diikutsertkan dalam setiap program yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Begitu pula dengan yang telah memiliki strata satu. Saat ini, banyak guru dan kepala sekolah mempunyai gelar sarjana, seperti sarjana Bahasa Inggris. Namun sarjana yang didapatkan tidak sesuai dengan apa yang pemerintah pusat inginkan. Sehingga, diwajibkan untuk mengambil sarjana pendidikan SD. Untuk mempermudah mendapatkan sertifikasi nantinya. Nah, inilah upaya pemerintah pusat agar setiap guru dan kepala sekolah dapat diperhatikan kesejahteraannya,” ungkapnya. (PRO3)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top