KPUD Malteng Belum Lunasi Honor Pelipat Kertas Suara

by

Ambon, ameksOnline.-Baru sehari dilantik, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maluku Tengah diperhadapkan dengan persoalan keuangan. Biaya honorer ratusan pelipat kertas surat suara calon presiden dan calon anggota legislatif di Maluku Tengah dan provinsi , hingga kini belum dibayarkan.

Abdullah, salah satu dari ratusan pelipat kertas suara mendesak KPUD Maluku Tengah, segera membayar biaya honorer tersebut. Menurut dia, pihak KPUD Maluku Tengah, selama ini selalu  janji melunasi, namun hingga kini tak pernah direalisasikan.

“Kami minta supaya KPU Maluku Tengah, segera membayar biaya pelipatan kertas suara yang kami laksanakan itu. Mestinya dibayar tanggal 16 Maret sampai sekarang belum. KPUD janji akan membayar pada tanggal 2 April, namun sampai sekarang janji itu belum juga ada, kami hubungi kemarin (1 April red), mereka tunda lagi sampai tanggal 7 dan 8 April, itu juga belum dipastikan lunas atau belum,”kata dia, saat menghubungi AmeksOnline, siang tadi.

Diungkapkan, biaya pelipatan itu ditaksir mencapai ratusan juta.
“Perhari itu Rp 200 ribu, jadi kita hitung satu orang dapat Rp 1 juta, sementara kami yang lipat itu sekitar 300 orang lebih, dan sampai saat ini kita belum menerima biaya apa-apa dari KPUD Maluku Tengah,”bebernya.

Dia berharap, agar  janji tanggal 7 dan tanggal 8 April untuk melunasi biaya honorer pelipatan kertas suara itu segara direalisasikan.

“Kami minta dan desak bila perlu sebelum tanggal 7 dan 8 nanti, sudah bisa dibayarkan. Jangan janji lagi,”pungkasnya. (PRO)