Bentrok Air putri, Toko Dijarah

by

Ambon, ameksOnline.- Kepolisian dinilai tidak netral dalam mengamankan bentrokan antar kelompok pemuda yang terjadi di Jalan Dr Siwabessy, Air Putri, kecamatan Sirimau, Ambon, sekitar pukul 02.00 WIT pagi hari, Senin (8/5).

Bentrokan melibatkan kelompok pemuda belakang Swalayan Planet Air Putri, dengan kelompok pemuda di belakang penginapan B29.

Kabar yang diperoleh,  bentrokan dipicu adanya aksi pelemparan yang diduga dilakukan kelompok pemuda belakang planet, memanfaatkan anak remaja.

Aksi pelemparan tersebut awalnya tidak direspons oleh kelompok pemuda belakang penginapan B29. Namun salah satu warga, Cale Kapele yang saat itu dalam kondisi sakit keluar untuk mencari anaknya di jalan, tiba-tiba didatangi Empi Berhitu dari arah seberang jalan.

Tanpa tanya,  pemuda tersebut membacok Cale Kapele berulangkali.  Korban  mengalami luka sobek pada kepala dan tangan.

Insiden pembacokan itu kemudian memicu konsentrasi massa. Kelompok pemuda belakang penginapan B29 melakukan perlawanan, dengan balik melempar.

Bentrokan terjadi hampir 1 jam lebih. Sekitar pukul 03.00 Wit, barulah pihak kepolisian datang ke lokasi, Kelompok pemuda belakang penginapan B29 kemudian mengalah dan masuk kedalam kompleks.

Kedatangan polisi membuat kelompok pemuda Swalayan Planet semakin beringas. Mereka terus melakukan aksi pelemparan dengan menggunakan pecahan beling dan tegel.

Gas air mata yang dibawa pihak kepolisian tidak ditembakkan untuk membubarkan kelompok pemuda tersebut. Tembakan diarahkan  kedalam pemukiman penginapan B29 sehingga masuk kedalam rumah warga.

Salah satu warga yang memiliki bayi, terpaksa mengungsi karena rumahnya dipenuhi gas air mata. Aksi penjarahan toko milik keluarga Sapulete, oleh kelompok pemuda swalayan, dilakukan. s

Bentrokan kedua kelompok berhasil diamankan setelah aparat TNI dari Yonif 731 Kabaresi turun ke lokasi.
Sampai berita ini diturunkan, pelaku pembacokan dan pejarahan melarikan diri dan belum berhasil dikejar polisi. (NEL)