Ricuh di Catatan Sipil, Satu Warga Pingsan – Ambon Ekspres
Berita Utama

Ricuh di Catatan Sipil, Satu Warga Pingsan

Ambon, ameksOnline.- Ribuan warga mendatangi kantor Catatan Sipil Kota Ambon, guna melakukan pengurusan Kartu Tanda Penduduk elektronik, juga  Kartu Keluarga (KK) dan lain, Selasa (9/4). Namun pelayanan yang tak maksimal, memicu warga kecewa.

Hingga pukul 09:40 Wit, kantor catatan sipil belum juga dibuka, padahal pegawainya sudah berada di dalam kantor tersebut. Mereka menolak membuka, sementara jam kerja perkantoran dimulai sejak pukul 08.00 WIT.

Rendahnya optimalisasi pelayanan pegawai Disdukcapil, membuat seorang  warga pingsan. Dia akhirnya  dilarikan ke rumah sakit. Wanita ini  sudah menunggu sejak  pagi. Sempat  terjadi desak desakan dengan warga lain di kantor catatan sipil, padahal layanan belum dibuka.

Salah seorang warga Ode Salma, mengaku, sudah berada di kantor Disdukcapil sejak Subuh. Namun hingga pukul 10. 00 WIT mereka belum juga membuka layanan. Kata dia, jika gangguan, harusnya pegawai menyampaikan ke masyarakat agar mereka tidak lagi berdesak-desakan.

“Kami dari hampir jam 10.00 Wit, namun belum juga ada pemberitahuan kepada kita disini. Kami juga ada pengurusan keluarga, apalagi saya masih punya anak yang harus diurus, ” ungkapnya.

Pantauan AmeksOnline di kantor Disdukcapil, ada warga yang akhirnya nekat mengancam melempar kantor tersebut. Mereka merasa ada perlakuan tebang pilih dalam pelayanan. Pasalnya, calon anggota legislatif yang melakukan pengurusan diutamakan, sementara warga lain dinomorduakan.

Akibat warga yang semakin banyak membuat sejumlah pegawai yang berada didalam kantor,  membuka sebelah pintu masuk kantor catatan sipil pada pukul 09:40 Wit. Setelah itu, mereka baru menyampaikan ada gangguan pada sistem pengurusan KTP-El.

Mendengar informasi dari Disdukcapil sontak memantik emosi warga. Warga menghujat para pegawai. “Kenapa baru di kasi tau. Kita sudah dari pagi di sini. Kalian pegawai melihat kami, tapi tidak sampaikan informasi soal kerusakan. Ini kan tidak pantas dilakukan pegawai pemerintahan,” sergah sejumlah ibu-ibu rumah tangga yang sudah antri sejak subuh.(Upi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top