Mati Mesin, Kapal Rahmat Terdampar di Laut Banda

by

Ambon, ameksOnline.- Kapal Motor  Rahmat kini terdampar di laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Tim POS SAR Banda dan warga masyarakat setempat tengah melakukan pencarian. Mesin kapal berpenumpang 7 orang itu mengalami gangguan mesin.

Diduga mesin mati, sejak Kamis (11/4) dititik kordinat 4° 8′ 47,77″S – 129° 17′ 7,30″E Jarak : 35 NM dari Bibir Pantai pulau RUN Heading : 315,33° Arah Barat Laut dari Pulau RUN.

“Pada pukil 13.35 Wit, diterima Info dari Haji La Anggo (Masyarakat setempat),  telah menerima telephone dari salah satu ABK Kapal Sabuk 106 Atas Nama Iriyanto, yang melaporkan telah terjadi kapal mati mesin di perairan Laut Banda, arah Barat Laut dari Pulau RUN (Kab. Malteng) jumlah POB 7 orang,” ungkap Kepala Basarnas Ambon, Muslimin kepada pers di Ambon, siang ini.

Kemudian, kata dia, ABK Sabuk 106 itu juga berkomunikasi dengan KM. Rahmat Wijaya Menggunakan Radio ( CH-16 ) yang mengalami mati mesin di perairan Banda , Barat Laut dari Pulau RUN (Kabupaten Malteng).

Kapal Rahmat Wijaya pergi dari pelabuhan Tulehu menuju ke Banda membawa muatan.  “Tim POS SAR Banda dan warga masyarakat menggunakan Rib 07 menuju lokasi pencarian, estimasi tiba PD TW. 0412 1609 WIT. atau kurang lebih 2 jam. Cuaca hujan ringan, dangan tinggi Gelombang, 0.1 – 0.75 M,” ujar dia. (NEL)