Kepsek dan Kadus Dikumpul Bupati SBB – Ambon Ekspres
Berita Utama

Kepsek dan Kadus Dikumpul Bupati SBB

Ambon, ameksOnline.- Lemahnya pengawasan dalam pemilu di Seram Bagian Barat, menjadi celah Aparatur Sipil Negara, kepala desa, dan kepala dusun disurut masuk dalam praktek politik praktis. Sabtu (13/4), kepala sekolah tiga kecamatan di Kairatu Raya, bertemu dengan Bupati SBB, Mohammad Yasin Payapo.

Tiga kecamatan itu, masing-masing Kairatu Barat, Inamasol, dan Kairatu. Undangan resmi disampaikan melalui Kepala Dinas Pendidikan SBB. Undangan ditujukan kepada kepala sekolah SD dan SMP. “SMA tidak, karena sudah menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi,” kata sumber ameksOnline, Senin (15/4).

Pertemuan sesuai rencana, dilangsungkan di kantor Desa Kairatu, pada pukul 10.00 Wit. Selain kepsek, camat, dan sejumlah kepala desa dan pejabat desa juga hadir. Pertemuan dilakukan tertutup, dan tanpa sepengetahuan Bawaslu kabupaten SBB. Salah seorang peserta berhasil merekam pertemuan itu. Dan kini videonya tersebar.

Usai pertemuan, para kepsek yang hadir, dan bertugas di tiga kecamatan itu diberikan kartu nama calon anggota DPRD Maluku daerah pemilihan SBB, yang diduga Iqbal Payapo. Iqbal, adalah caleg dari Partai Hanura. Hanura Maluku dipimpin Yasin Payapo, sementara Iqbal anaknya. Kadis Pendidikan ikut membagikan kartu nama.

Iqbal sendiri pernah menjalani pemeriksaan Bawaslu SBB dan Gakumdu atas pelibatan ASN dalam kampanye. Kampanye ini dilakukan di Kecamatan Taniwel, Taniwel Timur, dan Desa Luhu. Septy Idris ditetapkan sebagai tersangka, sementara Iqbal lolos dari laporan tersebut.

Selain pertemuan dengan kepsek, Bupati SBB juga mengumpulkan 19 kepala dusun yang masuk dalam petuanan Desa Luhu, Kecamatan Huamual. Dalam pertemuan itu, mereka juga diduga diarahkan untuk memilih Iqbal Payapo dalam pemilu nanti. “Iya diarahkan untuk memilih Iqbal,” ungkap sumber ameksOnline lainnya dari Luhu, Senin (15/4).

Pertemuan digelar kemarin. Bupati Yasin Payapo hadir langsung pertemuan tersebut. Informasi ini juga bocor, setelah praktek politik yang diduga dilakukan bupati itu mendapat penolakan sejumlah warga. “Ada rekaman pertemuan itu juga,” kata sumber ini. (yan)

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top