PLN Periksa Kondisi GH Hilyah – Ambon Ekspres
Amboina

PLN Periksa Kondisi GH Hilyah

Ambon, ameksOnline.- PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara menemukan ada kelalaian dalam insiden jatuhnya tamu penginapan Guest House Hilyah (GHG), akibat tersengat listerik. Sebelum gedung itu selesai dibangun, PLN juga sudah mengingatkan terkait keberadaan instalasi jaringan listerik berkekuatan menengah.

Sementara, Polisi belum mencabut police lines atau garis polisi di lantai IV, dan kamar nomor 5 di gedung Guest House Hilyah (GHG). Pemasangan dilakukan setelah dua tamu penginapan itu tersengat listerik.

Penginapan itu berada di di Jalan Sultan Hasanudin, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (15/4). Tamu penginapan itu tersengat di lantai 4. Di lantai itu, jaringan listrik berjarak satu meter.

Tamu bernama Steyer Colin terjatuh dari lantai IV hingga ke jalan raya. Dia mengalami patah tulang, dan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Maluku.  Korban kemudian dirujuk ke RSUD DR Haulussy, Kudamati Ambon, pada malam itu juga.

Manager Komunikasi PLN unit Induk Wilayah Maluku-Maluku Utara, Ramly Malawat, Selasa (16/4) menjenguk korban di RSU Kudamati Ambon. Dia juga meninjau ke lokasi kejadian di GHG Batu Merah.

Di Guest House Hilyah, Ramly di temui Manager GHG, Hamid Assagaf. Hamid menjelaskan kronologis kejadian. “Korban sendiri yang memegang kabel saluran udara tegangan menengah 20.000 Volt atau 20 KV. Kabel itu berada satu meter di depan gedung tersebut,” kata dia.

Mendengarkan paparan dari manager Guest House, Ramly mengusulkan agar manajemen dapat membuat rambu rambu keselamatan pengunjung. Utamanya terkait fungsi dari lantai IV, lokasi dimana insiden ini terjadi.

“Misalnya Dilarang mendekati areal ini, rambu rambu seperti ini harus dibuat agar pengunjung memahami dan tau batas yang tak bisa didekati”Kata Ramly.

Ramly mengatakan, Pihak PLN sudah menyurati pemilik Guest House Hilyah sebelum gedung ini beroperasi. Surat itu terkait dengan keberadaan instalasi jaringan listrik berkekuatan menengah yang dapat membahayakan nyawa manusia.(UPI)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top