Bunuh Isteri, Warga Aboru Diancam 15 Tahun

by

Ambon, ameksOnline.- Serahkan diri, dan diproses. Status Matheos Usmani (43) ditingkatkan menjadi tersangka oleh penyidik Sat Reskrim Polres P Ambon dan Pp Lease. Dia melakukan pembunuhan terhadap istrinya, US (37) dengan benda kasar jenis pipa.

Kekerasan yang dilakukan tersangka itu dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras. Kejadian naas itu, terjadi di rumah pasangan suami istri di Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah pada, Selasa, (16/4) pukul 03.00 WIT.

“Penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi, termasuk pelaku dan telah berstatus tersangka,” ungkap Kasubbag Humas Polres P Ambon dan Pp Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada Ameks Online, siang ini.

Dikatakan, saat kejadian naas itu terjadi. Tersangka yang adalah suaminya itu langsung kabur ke Hutan. Merasa beban dan dihantui perbuatanya, Usmani akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Haruku, Rabu (17/4). Setelah itu, ia digiring ke Polsek Salahutu dan dilangsungkan ke Polres P Ambon dan Pp Lease oleh tim Buser.

“Perbuatan tersangka tentunya melanggar Pasal44 ayat (3) UU KDRT yakni penganiayaan dalam keluarga menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman 15 thn penjara.
Tersangka telah di tahan di Rutan Polres Ambon,” tandas PLH Kapolsek Teluk Ambon itu.

Sebelumnya, Pelaku Matheos Usmani yang sudah mabuk, pulang ke rumah, dan terjadi adu mulut dengan istrinya (korban) pada Selasa saat itu.

Tak puas, pelaku memukul istrinya pakai tangan. Karena takut, US kabur ke dapur, tapi ia tetap dikejar. Di dapur, Matheos Usmani mengambil pipa besi dan memukul istrinya sampai US tak berdaya.

Pelaku memukul istrinya dihadapkan anak mereka yang masih berusia 12. Penganiayaan ini juga diduga betmotif cemburu.

Setelah tak berdaya, pelaku mengangkat istrinya ke tempat duduk dan menghapus darah. Usai membersihkan darah, pelaku langsung kabur ke hutan. Saat itu, US sudah meninggal dunia.

Mengetahui korban tewas, Bhabinkamtibmas Aboru, kemudian berinsiatif membawa jenazah US ke RS di Ambon. Matheos Usmani hingga saat ini masih bersembunyi di hutan Aboru. (NEL)