Kades Wamkana Diduga Intimidasi Tokoh Agama

by

Ambon, ameksOnline.- Hanya karena beda pilihan politik, kepala desa Wamkana, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru selatan nekat mengintimidasi seorang tokoh agama. Selain itu, sejumlah warga yang berbeda pilihan politik saat pemilu 17 April lalu dengannya, diperintahkan mengembalikan bantuan pemberdayaan.

Kades Wamkana, Helmi Nurlatu juga mengancam akan memecat 10 tenaga honorer desa. Bahkan dia sudah melakukan pemecatan terhadap John Mama yang bertugas mengawasi lampu desa. John dituduh telah mencoblos calon anggota legislatif DPRD Maluku dari PKS nomor urut 1.

Sementara arahan Helmi Nurlatu pada kandidat lain. Informasi yang diperoleh ameksOnline, Helmi mengarahkan warganya untuk memilih kandidat tertentu. Namun, mayoritas penduduk lebih memilih melaksanakan pilihan politiknya sesuai dengan preferensi pilihannya.

“Jadi pak Kades itu sebelum pencoblosan mengarahkan warga untuk memilih kandidat tertentu. Namun saat perhitungan suara, rupanya, warga memilih kandidat lain. Mereka lebih memilih sesuai kepentingan politiknya, tanpa mau diintimidasi,” ungkap dia.

Helmi kemudian menuduh seorang pendeta yang bertugas di Wamkana, telah mengarahkan warga mencoblos kandidat lain yang berbeda dengan arahan politiknya. “Nah, ini yang membuat pak kades marah. Lalu ancam pendeta. Dan juga mengancam 10 orang warga yang dipekerjakan oleh kantor desa,” kata sumber yang juga warga setempat.

Tindakan intimidasi tak berhenti disitu. Sejumlah warga yang telah memperoleh bantuan berupa bodi perahu nelayan, dan alat sensor, diminta Helmi untuk dikembalikan. Padahal bantuan itu datang dari dana desa yang dialokasikan pemerintah pusat.

“Itu kan bantuan pemerintah pusat. Pikirnya bantuan itu milik pribadi, dan setiap saat bisa diambil. Ini kan kerja-kerja tidak benar yang dilakukan seorang kepala desa.” Kata sumber itu. Karena itu, mereka meminta perlindungan kepada salah satu partai politik. Mereka berharap, kebebasan masyarakat untuk memilih, tidak dikekang hanya karena berbeda kepentingan politik dengan Kades.(yan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *