Lion Air Terlantarkan Jenazah

by

Ambon, Ameks Online,- Maskapai Lion Air diduga telah melantarkan jenazah ayah dari Deni Megi Simatauw. Tindakan maskapai dengan logo kepala singa itu terkesan tak punya rasa kemanusian.

Hal tersebut diungkapkan Deni Megi Simatauw dalam postingannya pada media sosial Rabu (8/5). Dia membeberkan, pihak keluarganya telah membeli tiket untuk tiga orang penumpang dengan tujuan Alo -Kupang -Surabaya-Ambon untuk mengantar jenazah almarhum ayahnya.

Setelah melalui berbagai proses akhirnya pihak Lion Air menyetujui dan menerima jenazah ayah dari Deni Megi Simatauw untuk diterbangkan menuju kota Ambon, dengan rute sesuai tiket. Karena semua pengurusan telah usai, kemudian pihak keluarga terbang dengan menggunakan maskapai tersebut.

Kemudian sekitar pukul 06.00 wit pesawat Lion Air pun mendarat di Bandara Internasional Pattimura Ambon. Pihak keluarga telah bersiap di terminal cargo bandara tersebut untuk menjemput jenazah ayah dari Deni Megi Simatauw.

” Kami pihak keluarga kaget setelah mengetahui bahwa jenazah yang ditunggu ternyata tak ada pada cargo pesawat tersebut. Hal ini membuat kami resah dan kecewa atas duka yang kami alami saat ini,” kesal Deni Megi Simatauw saat mengetahui pelayanan buruk Lion Air.

Dia menjelaskan, merasa tak puas. Mereka langsung menemui pihak Lion Air untuk menanyakan hal tersebut. Parahnya, tak mendapat penjelasan yang rasional, namun sebaliknya pihak Lion Air menyalahkan mereka.

Menurutnya, sikap dan penjelasan Lion Air yang tak rasional memantik amarah keluarga Simatauw. Namun amarah tersebut keluarga Simatauw tetap bersabar sehingga tak melakukan tindakan anarkis kepada Lion Air.

Meski demikian, kata dia, Lion Air dengan lantang mengaku tak bersalah dengan alasan bahwa mereka hanya sebagai penerima. Tak terima dengan penyampaian Lion Air, keluarga Simatauw langsung menghubungi keluarga mereka yang sedang berada pada rute penerbangan sebelumnya.

Alhasil, dalam komunikasi tersebut diketahui bahwa setiap kali pesawat Lion Air yang membawa jenazah keluarga mereka ini mendarat pada rute sesuai tiket. Mereka selalu berkordinasi dan bertanya kepada pihak Lion Air mengenai jenazah tersebut, namun pihak Lion Air tetap menyampaikan bahwa jenazah tersebut ada pada pesawat dan siap dibawa menuju kota Ambon.

Penjelasan tersebut membuat pihak Lion Air panik. Setelah dilakukan kordinasi, akhirnya diketahui bahwa jenazah ayah dari Deni Megi Simatauw ini masih berada di Surabaya. Deni menduga pihak Lion Air dinilai lalai dalam melakuan pelayanan kepada para penumpang. Padahal kata dia, keluarganya telah menyelesaikan semua biaya administrasi keberangkatan jenazah tersebut.

Akibat buruknya pelayanan pihak Lion Air ini menyebabkan pemundaan rangkaian acara pemakaman sehingga keluarga Simatauw menempuh jalur hukum. Sementara itu Corporate Communication Strategic Lion Air, Danang Prihartono yang dihubungi media ini lewat telpon selulernya, tak merespon komunikasi. (AKS)