Hasil Pemilu di Maluku Diterima Dua Kubu

by

Ambon, ameksOnline-Pemilihan umum presiden dan anggota legislatif di Maluku berjalan aman. Tidak ada gesekan di masyarakat. Partai politik maupun dua kubu pasangan capres-cawapres mengaprsiasasi.

Pada awalnya, Maluku merupakan satu dari beberapa provinsi di Indonesia yang masuk dalam kategori rawan. Namun, sejak pemungutan suara di TPS hingga rekapitulasi dan penetapan hasil di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku, Senin (20/5) berjalan aman dan lancar.

Hari tekahir rapat pleno terbuka dalam rangka rekapitulasi dan penetepan suara ini dikawal langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol Royke Lumowa, dan Pangdam VXI Pattimura Mayor Jenderal TNI Dr. Marga Taufiq.

Ketua KPU Maluku, Syamsul Rifan mengatakan, lancar dan amannya penyelenggaraan pemilu tak lepas dari kontribusi semua pihak. Baik para caleg, partai politik, saksi, pemerintah daerah dan pihak keamaan TNI dan Polri.

“Olehnya itu kami mengucapkan terima kasih saksi parpol, saksi DPD, saksi pasangan capres dan cawapres. Juga kepada bapak Kapolda yang selalu huamnis dan merakyat. Pak Pangdam VXI Pattimura yang telah ikut mengamankan semua proses,”ucap Rifan.

KPU Maluku juga berterima kasih kepada media dan wartawan yang telah meliput seluruh tahapan mulai awal hingga akhir. “Juga seluruh masyarakat pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya,”imbuhnya.

Kesuksesan penyelenggaraan pemilu di Maluku, sekaligus menghapus status Maluku sebagai daerah rawan pemilu yang ditetapkan sebelumnya oleh Bawaslu maupun kepolisian.

“Maluku keluar dari zona rawan pemilu 2019. Kita berharap calon anggota legislatif terpilih yang sudah kita sahkan, bisa memenuni janji dan amanat,”tandasnya.

Usai penetapan, seluruh komisioner KPU Maluku dan Bawaslu Maluku terbang ke Jakarta membawa sertifikat hasil rekapitulasi dan penetapannya untuk diplenokakan di KPU RI.

“Kami mohon agar proses ini bisa berjalan dengan lancar dan aman. Semoga suasana di Jakarta aman, tertib dan lancar. dan Jakarta harus mencontoh warga Maluku yang selalu aman dan damai,”pungkasnya.

Beri Apresiasi

Sekretaris DPW PKS Maluku Abdul Gani Lestaluhu mengatakan, presiden presiden dan wakil presiden dan anggota legislatif 2019 di Maluku sudah berjalan cukup baik. tidak ada gesekan di masyarakat terutama untuk Pilpres.

Disisi lain, menyangkut dengan hubungan horizontal antar partai politik dan masa pendukung juga baik dan tidak terjadi kericuhan. Mulai dari kabupaten/kota hingga provinsi.

Semuanya berjalan aman. Tidak terbawa dengan isu seperti yang terjadi di Jakarta. “Ya, tetap kami bersyukur karena proses demokrasi di Maluku berjalan cukup baik. Untuk suasana Pilpres dan Pileg juga tidak ada dampaknya untuk menimbulkan terjadinya gesekan di masyarakat. Tentu ini luar biasa,”katanya.

Partisipasi partai politik dalam memberikan pendidikan politik ke masyarakat juga baik. Karena semua memiliki rasa tanggungjawab sebagai peserta pemilu.

Bahkan dari setiap tahapan rekapan yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat KPPS, kecamatan, KPU kabupaten/kota hingga KPU provinsi sberjalan lancar.

“Untuk Maluku saya kira baik karena selama pleno di KPU Provinsi, parpol juga tidak ada yang membuat hal-hal hingga dapat memperkeruh suasana. Bahkan kami semua setuju bahwa satu suara harus dihargai oleh KPU. Ini berarti kita semua punya itikad baik dalam menjaga demokrasi ini,” tandas Lestaluhu.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Noverson Hukunala mengatakan,”DPD, DPR RI dan Presiden tidak ada keberatan apapaun. Tidak ada pun catatan khusus. Kalau pun ada, itu soal data pemilih, bukan perolehan suara. Khusus untuk presiden tidak ada satu pun saksi yang komplain terkait dengan hasil perolehan suara,”singkatnya. (TAB)