Maswatu: Jangan Terprovokasi Isu Memecah Belah Persatuan

by

Ambon, ameksOnline.- Sekretaris Wilayah (Sekwil) Gerakan Pemuda Ansor Maluku, Masyhuri Maswatu mengimbau masyarakat Maluku untuk tidak termakan isu provokasi yang berpotensi memecah bela bangsa. Apapun hasil pemilu yang ditetapkan oleh KPU harus diterima.

Apabila ada pihak yang tidak menerima hasil pemilu, baik Pileg maupun Pilpres, lanjut Maswatu, bisa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Itu langkah konstitusional, daripada memprovokasi masyarakat dengan informasi tidak benar.

“Jangan terprovokasi terkait isu-isu yang akan memecah bela persatuan kita,”kata Maswatu kepada AmeksOnline, (selasa (21/5) menanggapi rencana aksi People Power yang direncanakan berlangsung pada 22 Mei, besok.

Menurut Maswatu, telah terjadi pembelahan masyarakat sebagai akibat dari perbedaan sikap dan pilihan politik kepada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Olehnya itu dalam momentum bulan Ramadan dan beberapa hari menuju lebaran idul fitri, masyarakat harus kembali menjahit perbedaan tersebut.

“Jadikan bulan ramadan sebagai momentum untuk menjahit kembali ketersinggungan pasca Pileg dan Pilpres,”ucapnya.

GP Ansor Maluku menghormati dan menghargai aksi aksi People Power, karena itu merupakan wujud dari demokrasi. “Tetapi kami juga perlu mengingatkan bahwa sistem demokrasi di Indonesia bukan demokrasi liberal yang boleh bebas berpendapat tanpa batas akan tetapi demokrasi Pancasila yang menjunjung adab, etika dan norma. Apabila ada hal-hal yang dianggap sebagai kecurangan, tempuhlah dengan mekanisme konstitusi yang telah ada,”paparnya.

Dia menambahkan, GP Ansor telah menginstruksikan kepada seluruh kader untuk tidak ikut dalam aksi people power. “Dan kami mengintruksikan kepada seluruh kader Ansor dan Banser tidak boleh ikut ikutan aksi tersebut,”serunya.

GP Ansor juga mengajak masyarakat Maluku bersama-sama dengan TNI-Polri Menjaga keamanan dan ketertiban. Di sisi lain, PW Ansor Maluku mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu 2019.

Seperti diketahui, KPU RI telah menetapkan jumlah perolehan suara Pilres 2019 pada Selasa (21/5) dini hari. Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen.

Jumlah suara sah pasangan saingan mereka, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, adalah 68.650.239 satau 44,50 persen dari total suara sah nasional. Di Maluku, pasangan Jokowi -Ma’ruf memperoleh 599.457 (60,40 persen). Sedangkan suara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 392.940 (39,40 persen). (Tab)