Dari Maluku HMI Suarakan “Rujuk” Nasional

by

Ambon, AmeksOnline.- Memanasnya situasi polisi paska penetapan Komisi Pemilihan Umum menetapkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai pemenangan pemilihan Presiden, belum juga redah. Munculnya potensi disintegrasi, memantik elemen mahasiswa bersuara tentang pentingnya memperkuat rasa persatuan dan kesatuan.

Merespon situasi itu, Sabtu (1/6), Badko HMI Maluku-Maluku Utara menggelar dialog bertema rekonsiliasi. Dialog ini dikemas dalam buka puasa bersama sekaligus silaturahmi elemen HMI se-Maluku. Pembicara dalam dialog tersebut, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Mohammad Roem Ohoirat, dan Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku Sam Sitanala.

Dalam acara yang bertema Rekonsiliasi Nasional dari Maluku untuk Indonesia itu,  Ketua Badko HMI Maluku-Maluku Utara Akib Sella mengatakan, HMI sebagai Organisasi kepemudaan dan Orgnasasi Mahasiswa Islam terbesar di Asia, mengajak seluruh Kader HMI untuk mendukung Polri dalam upaya menegakan hukum dan menuntaskan kasus kerusuhan 22 Mei.

Para tokoh nasional juga harus bisa duduk bersama memulihkan kondisi saat ini. Kata dia, jangan sampai akibat pemilu masyarakat justru menjadi terpecah belah.  “Dari Maluku kami mengajak seluruh warga bangsa dan tokoh nasional untuk belajar damai, bahwa Konflik tidak pernah menghasilkan dampaik yang positif. Justru perpecahan dan disintegrasi sosial yang berkepanjangan,” ujarnya.

Menurut dia, pemilu telah usai. Saatnya Kembali menjalankan aktifitas seperti biasa.  “Jika ada yang tidak terima hasil, tempuhlah cara-cara yang konstitusional, agar tidak berdampak negatif terhadap kesatuan dan persatuan Negara kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya. (NEL)