Kapal Tenggelam, 17 ABK Hilang

by

Ambon, ameksOnline.- Kapal Motor Lintas Timur disapu ombak dengan ketinggian diperkirakan mencapai 4 meter. Kapal ini kemudian karam. Dalam kapal itu ada 18 Anak Buah Kapal. Sebanyak 17 ABK  belum ditemukan.

Satu ABK yang selamat bernama Ayub. Dia berhasil selamat setelah, Kapten KM Lintas Timur Marthinus Matitaputty memerintahkan semuanya tinggalkan kapal. Perintah ini dilakukan, karena kondisi tak lagi memungkinan untuk bertahan. Ayub selamat setelah berhasil berenang hingga ditolong warga.

Kecelakaan terjadi pada 1 Juni lalu, setelah kapal bermuatan Semen China ini mengalami kerusakan mesin.  Mereka mengalami mati mesin pada pukul 14.00 WIT di perairan Taliabo, Provinsi Maluku Utara. Sempat kapal merapat di di daerah yang bernama Lolak untuk perbaikan.

Setelah diperbaiki kapal kemudian berlayar dari Lolak. Dalam perjalanan, mesin kapal tersebut kembali tidak berfungsi. Semua lampu kapal padam. Para anak buah kapal berusaha memperbaiki. Hanya saja cuaca yang ekstrim membuat kapal itu kian mengalami gangguan.

Yakub, salah satu ABK yang selamat memperkirakan, gelombang laut mencapai ketinggian 4 meter hingga 6 meter saat mesin kapal mereka mati. Saat dihantam ombak, kapal sudah berada di Selat Taliabo (Maluku Utara).

Posisi kapal kemudian tidak seimbang. Kapal bermuatan full itu, miring. Nahkoda tidak bisa lagi kendalikan kapal. Karena dalam situasi yang kian kritis, kapten Perintahkan ABK yang berjumlah 18 orang itu untuk tinggalkan kapal.

Sementara informasi yang diperoleh ameksOnline, belasan Anak Buah Kapal (ABK) sudah terapung hingga kini. Mereka masih belum ditemukan. Salah satu petugas Adpel, menolak berspekulasi terkait keberadaan para penumpang ini.

Berikut nama-nama penumpang kapal yang hingga kini belum ditemukan, Martinus Matitaputi/nahkoda, Rifki, Seken, Krisna, Muhammad Amri, Zulkifli, Lukas, Karno, Bas, Riko, Yoga, Sigil Olimam, Lukmi, Amis, Bahar, Jefri dan Nur.(UPI)