Jembatan Kaputi Taniwel Rusak Dihantam Banjir

by

Ambon, AmeksOnline.- infrastruktur publik kembali ditemukan rusak parah di Pulau Seram. Setelah jalan, hari ini warga kembali menginformasikan adanya kerusakan jembatan Wae Kaputi di Seram Bagian Barat.

Jembatan Kaputi di antara Desa Taniwel dengan Desa Hulung, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten setempat itu terjadi Kemiringan pada bagian tengah jembatan kearah pantai. Ini diakibatkan tingginya curah hujan.

Huja  lebat itu, mengakibatkan meluapnya Sungai, sehingga tiang tengah penyangga jembatan bergeser. “Akibatnya Lalu Lintas dari arah Taniwel ke Kecamatan Taniwel Timur terganggu demikian sebaliknya dari arah Taniwel Timur ke Taniwel sampai ke Piru saat ini belum  bisa di lewati kendaraan,” ungkap Kadis PU Kabupaten SBB, Thomas Wattimena kepada AmeksOnline, siang ini.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Taniwel untuk ke TKP bersama Dinas PU untuk melakukan langka antispatif.

“Saya sudah koordinasi via seluler, dam pa camat serta staf saya juga Sudah kesana. Begitupun saya dalam perjalanan ke sana. Mungkin, setelah airnya mulai surut baru dilakukan tindaka antisipatif. Saat ini, masih belum bisa lewat,” ujar dia.

Sementara untuk, Jembatan Sungai Waikaka Di Desa Tala dan jembatan wainari Desa Wasia perbatasan Kecamatan Elpaputih dan Kecamtan Amalatu Kabupaten SBB telah terjadi Putusnya Jalan Lintas Seram yang diakibatkan, tingginya Curah hujan yang deras. Ini juga disebabkan  Sungai Waikaka meluap dan memutus Jalan pada Kofor jembatan tersebut.

Jalan yang ambruk ukuranya lebar kurang lebih 6 meter dan Kedalaman kurang lebih 5 meter. Akibat dari kejadian tersebut satu Mobil Toyota Avansa Velox dengan No. Pol. DE 1574 AF warna hitam yang di kemudikan oleh Paulus Tuaputimain (42) yang melintas pada saat itu langsung Tercebur masuk ke dalam Lobang dan hanyut terbawa arus air sungai.  Sopir bisa menyelamatkan diri keluar dari Kendaraan.

Akibat dari kejadian tersebut arus jalan lintas  Trans Seram yang menghubungkan Kabupate Malteng dan Kabupaten SBB Sementara lumpuh total, tidak bisa dilalui oleh Kendaraan apapun.

“Kita sudah koordinasi denga pihak Balai jalan, dan Dinas PU Maluku. Segera dilakukan tindakan,” singkat Kadis PU SBB itu. (NEL)