Pasca Konflik,Tim Kementerian BUMN Kunjungi Hualoy-Tomalehu

by

Ambon, ameksOnline.- Pasca konflik antara warga Desa Hualoy-Latu, Tomalehu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Tim dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  bertandang ke desa bekas konflik itu.

Tim dipimpin Deputi Infrastruktur dan Bisnis, Hambra Samal ke Desa Tomalehu. Ikut dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama PT Semen Tonasa Sabhan, didampingi Pejabat Desa Tomalehu Ahmad Pawai, Pejabat Desa Hualoy Hasim Tubaka, Kepsek SMP dan SD di Desa Tomalehu dan Hualoy, Danpos BKO Yonif RK 136/ TS Letda Inf Gipson Siahaan, Babinkamtibmas Desa Hulaoy Brigpol R. Tuasuun serta personil brimob dan sekitar 200 warga setempat.

Kedatangan Deputi Infrastruktur dan Bisnis beserta rombongan di Desa Tomalehu, Sabtu (15/6) pukul 13.00 Wit, untuk melakukan pengecekan terhadap sejumlah bangunan sekolah yang terbakar akibat konflik antar warga. Gedung sekolah yang dikunjungi adalah SMP Negeri 2 Kairatu , SD Negeri Tomalehu, SD Negeri 1 Hualoy, SD Negeri 2 Hualoy.

Dalam kesempatan tersebut, para kepala sekolah berharap agar sarana pendidikan yang terbakar akibat Konflik segera dibangun kembali, mengingat  bangunan sekolah yang layak bagi siswa untuk mengikuti proses belajar.

Sementara itu, Deputi Infrastruktur dan Bisnis Hambra Samal berjanji untuk melakukan koordinasi  dengan Pemda SBB, agar sekolah yang rusak segera dibangun.

“Saya harapkan pengertian dari bapak dan ibu, karena anggaran pemerintah yang dikeluarkan itu prosesnya panjang. Tolong kehadiran saya di sini jangan dikaitkan dengan politik,”pintanya.

Samal menegaskan, kehadirannya hanya sebagai anak daerah yang hati nuraninya tersentuh atas konflik dan dampak yang dirasakan oleh warga setempat.

“Nantinya kita bantu semampu kita, karena kita punya keterbatasan. Saya ingin sampaikan ada pepatah, kalah jadi abu menang jadi arang, yang artinya kalah dan menang tidak ada untungnya, jadi janganlah kita berparang hentikan peperangan,”ajaknya.

Setelah mengunjungi Desa Tomalehu, pukul 14.00 wit rombongan tiba di Desa Hualoy dan di sambut oleh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Pejabat Desa Hualoy Hasim Tubaka mengucapkan terima kasih kepada rombongan yang berkunjung ke desannya.

“Akibat Konflik Sosial antara Desa Latu Tomalehu dan Hualoy, ada korban jiwa. Kami sangat memerlukan bantuan dari bapak dan rombongan untuk membangun kembali lembaga pendidikan di Desa ini,”ucapnya.

Permintaan tersebut ditanggapi Samal dengan mengatakan, kalau kehadirannya dengan tujuan kemanusiaan. Diakuinya, setelah melihat secara langsung, kondisi bangunan sekolah sudah tidak layak lagi sehingga harus di bangun ulang.

“Tadi juga saya melihat ada rumah penduduk yang rusak akibat Konflik, mungkin nantinya ada bantuan dari kita untuk meringankan beban bapak dan ibu,”jelasnya.

Seusai melihat kondisi bangunan sekolah, rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi rumah korban konflik, almarhum Samsul Hehanussa pukul 15.00 Wit, untuk menyerahkan santunan (uang). Rombongan BUMN juga menuju Kantor Desa Tomalehu dan memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat Desa Tomalehu yang mengalami kerugian Materil (rumah terbakar) pada saat konflik. (NEL)