Alat Berat Seruduk Sepeda Motor, 2 Tewas

by

Ambon, ameksOnline.- Kecelakaan  maut kembali terjadi. Tepatnya di ruas jalan Sisingamangaraja, pertigaan Transit Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Kejadian maut itu, terjadi sekira pukul 14.20 wit.

Lakalantas terjadi antara, kendaraan alat berat jenis Road Cutter ER550F milik PT. Esserindo Multi Bangun dengan kendaraan jenis Yamaha Vision  DE2708LM. Akibatnya, pengendara bersama boncengan tewas ditempat.

Kendaraan alat berat jenis Road Cutter di kenderai, Rifli Latumahina (43). Korban, Farhan Tuharea dan Gaud Tuharea.

Rifli (Sopir) yang diwawancarai Ameks Online menjelaskan, awalnya ia mengemudikan alat berat jenis Road Cutter bersama 2 orang mekanik yakni, Tomi Mayaut (posisi berdiri di sebelah kanan) dan Andre Wailaluru (duduk di tengah), dari arah Natsepa Desa Suli Kecamatan Salahutu. Kendaraan itu  akan dibawa ke Kantor PT Esser yg berlokasi di Passo Barito, Kecamatan Baguala.

Sesampainya di TKP pada saat itu, ia melihat jalur jalan di depannya kosong, sementara di jalur kanan (arah Passo menuju Suli) terdapat 2 mobil yang sedang berhenti tepat di Pertigaan Transit.  Ada 1 mobil yang melitas dari arah Transit menuju ke Desa Suli. Sementara ia tidak melihat motor korban yang melaju dari arah mana, karena pandangan ke arah kanan terhalang.

“Tiba-tiba rekan saya, Tomi Mayaut  berteriak “stop”, kata dia.  Ia menarik handel untuk menghentikan kendaraa. langsung bertanya.

“bapak tom kanapa,” tanya dia.   “ada tabrak orang,” sebut Tom saksi lainnya.  Dia langsung turun dari kendaraan untuk melihat kondisi korban.

Saat ia sedang melihat korban tiba-tiba warga sekitar keluar dan ada yang hendak memukulnya.  Karena  takut ia kemudian menyelamatkan diri dengan cara berlari melewati arah pesisir pantai dan sampai di kantor PT Esser.

Sesampainya di Kantor PT Esser, ia melaporkan kejadian tersebut, kepada pimpinan PT Esser, Thomi Khuana. Dia diarahkan untuk melapor ke Mapolsek Baguala.

Sementara Kapolsek Baguala, AKP Tomi JF Siahaya kepada Ameks Online membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, akibat kecelakaan itu dua orang tewas di tempat.

“Ya. Saat ini kedua korban sudah dievakuasi. Satunya ke RSU Tulehu, dan satunya RS Otoquik,” singka dia. (NEL/UPI)