Lukisan Peserta Malteng Kejutkan Juri

by

Ambon, ameksOnline.- Ditengah m semprotan Gubernur Maluku kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tengah, Mohtar Latuconsina peserta lomba Cabang Khatil Qur’an asal Kabupaten  ini kembali mengejutkan perhatian panitia dan dewan hakim.

Bagaimana tidak, peserta yang hadir di kegiatan lomba yang bertempat di gedung SMA Negeri 1 Namlea ini ditemani satu tongkat pengganti kaki kanannya, mampu membuktikan hasil lukisannya. Dia tampil  memukau semua penonton.

Kepala Madrasah Aliyah Al-Hilal Namlea, Mohamad Tomia, kepada Ambon Ekspres Rabu, (19/6) mengatakan, setelah dia mengelilingi arena lomba Khat Kaligrafi Kontemporer di gedung Sekolah SMA Negeri 1 Namlea,  dia terkejut saat melihat lukisan indah hasil karya Mohtar Latuconsina.

” Demi Allah, lukisannya sangat indah. Di arena perlombaan dia mengejutkan dewan juri dan panitia serta penonton. Padahal fisiknya kalau mau dibilang tak sempurna orang lain,” puji Kepala Madrasah Aliyah Al-Hilal Namlea, Mohamad Tomia.

Menurutnya saat mengikuti lomba, Mohtar Latuconsina mengambil posisi bagian belakang. Karena itu, kata dia, kucuran air matanya mulai berlinang sedikit demi sedikit saat melihat peserta asal Kabupaten Malteng itu melukis dengan sangat maksimal.

Dia berharap, semoga dengan hasil lukisannya itu dia bisa lolos dalam babak final hingga masuk mewakili Maluku di MTQ tingkat Nasional. ” Saat melihat kondisi fisiknya saya langsung menangis. Karena menurut saya orang cacat saja masih bersemangat untuk berusaha yang terbaik layaknya orang yang fisiknya sempurna,” pungkasnya.

Dia menyebut, didalam ruangan saat itu hanya diikuti oleh sembilan peserta. Dari lukisan indah itu, memantik perhatian dewan juri, panitia maupun penonton yang turut menyaksikan lukisan indah itu.

Padahal kata dia, peserta asal kabupaten Malteng ini datang ke lokasi lomba dibantu  satu tongkat pengganti kaki kanannya. Meski demikian dia tetap semangat mengikuti lomba. ” Saat lomba saya melihatnya berpakaian baju kaos lengan panjang berwarna putih,” ujarnya.

Penonton kata dia, justeru baru tahu jika dia mewakili Kabupaten yang bertajuk Pamahanu Nusa saat melihat pada bagian punggung belakangnya tertulis Kafilah Maluku Tengah.

“Sambil duduk bersilah, ia mencampurkan cat pada papan cat yang tengah dipengangnya dengan menggunakan tangan kiri. Sedangkan tangan kanannya memegang kuas kecil dengan tangkas menganduk-ngaduk cat kemudian dia melukis,” ungkapnya. (AKS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *