Kena Rasia, Pria Ini Ngaku Aparat Keamanan

by

Ambon, ameksOnline.- Seorang pria tak terima ban sepeda motornya dikempesin oleh petugas gabungan dari Dinas Perhubungan dan aparat keamanan. Dia ngamuk, dan mengaku sebagai aparat keamanan. Namun dari kesatuan mana, dia tak menyebutkan.

Dia juga menolak menyebutkan identitasnya. Namun pria berkumis lebat ini mengaku, baru dari Sorong. Sepeda motornya dikempesin bannya karena parkir di jalur bebas sepeda sepeda motor Jalan AY Patty pada Jumat (21/6) sekira pukul 12.00 WIT.

Saat memarkirkan kendaraan, muncul petugas gabungan yang sedang melakukan peneterbitan. Mereka turun dan langsung menggembosi ban sepeda motor itu. Disaat bersamaan pemiliknya melihat. Dia datang, dan meluapkan amarahnya.

Perang mulut terjadi dengan petugas dari Dinas Perhubungan Kota Ambon. Mereka coba menjelaskan alasan tindakan dilakukan pengembosan ban sepeda motor miliknya. Namun tetap saja dia tak terima.

Anggota Pomdam XVI/Pattimura yang ikut dalam aparat gabungan coba melerai pertengkaran mulut itu. Awalnya pria itu masih tetap berkeras, tak mau disalahkan. Namun akhirnya dia mau terima juga tindakan aparat gabungan yang melakukan penertiban.

Di jalur jalan AY Patty tidak diperbolehkan parkir sepeda motor. Jalan itu juga dilarang dilalui Becak. Hanya mobil yang diijinkan melewati jalur itu, termasuk memarkirkan kendaraan. Aturan ini sudah berlaku empat tahun lalu.

Pelaksana tugas Kadis Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette mengaku sudah menerima laporan anak buahnya dari operasi gabungan itu. Dia menegaskan, apa yang dilakukan aparat gabungan sudah sesuai aturan.

Robby meminta kesadaran masyarakat. Apa yang dilakukan mereka, untuk kepentingan masyarakat. Semua penindakan dilakukan tanpa tebang pilih. “Yang penting kesadaran masyarakat. Jalur itu memang sejak empat tahun sudah dilarang sepeda motor parkir,” kata dia.(UPI)