Gubernur: RUPS Bank Maluku Belum Final

by

Ambon, AmeksOnline.—Gubernur Maluku Murad Ismail, mengatakan hasil RUPS PT Bank Maluku dan Maluku Utara di Jakarta, pada tanggal 17 Juni 2019 lalu belum final.

Dia masih akan berkonsultasi dengan para pemegang saham terkait mereka yang diusulkan menduduki jabatan komisaris dan jajaran direksi.  Murad khawatir, keputusan yang diambil dalam RUPS di Jakarta, mengecewakan para kepala daerah di Maluku-Malut.

”Belum final. Yang jelas RUPS Bank Maluku-Malut belum ada kepastian siapa itu komisaris utama, komisaris independen dan segala macam itu. Saya masih harus menanyakan lagi kepada bupati-bupati biar mereka tidak kecewa. Yah saya minta masukan kira-kira sapa yang bisa kalian (Bupati) usul,” akui Murad, di kantor Gubernur Maluku, kemarin.

Dalam rapat yang dipimpin Murad Ismail, dihadiri hampir semua kepala daerah di Maluku dan Maluku Utara. Hanya bupati Kabupaten Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut), Beny Laos yang tak hadir.” Tetapi beliau kirim wakil. Dan ada Bupati-Bupati  yang sebagian pemegang Saham, tetapi juga mereka belum stor sahamnya,” jelasnya.

Proses selanjutnya, masih harus melalui seleksi lagi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).” Kita harus assesment dulu di OJK. Jangan hanya satu orang, bila perlu 10 orang kita kasih sapa yang the best (terbaik). Saya harus jujur dan adil. Kepala daerah tidak jujur dan adil. Saya beda dengan yang lain lah,” imbuhnya.

Sebelum dalam RUPS luar biasa PT Bank Maluku-Malut, Senin 17 Juni 2019 diusulkan calon Direktur Utama dijabat Arief Burhanudin Waliulu yang sebelumnya menjabat Plt Direktut Utama dan Direktur Umum Bank Maluku. Jetty Likur  Calon Direktur Pemasaran, menggantikan Aleta Da Costa.

Kemudian Calon  Direktur Umum dijabat Joly  Pulung sebelumnya menjabat sebagai Kepala  Cabang Bank Maluku – Malut  di Tobelo, Maluku Utara. RUPS juga mengusulkan calon Komisaris Utama dijabat MAS Latuconsina yang sebelumnya adalah Wakil Walikota Ambon. Sedangkan Calon Komisaris Independen dijabat Hengky Pelapon.

Terpisah, Kepala OJK Maluku Bambang Hermanto, mengaakan sejumlah nama yang diusung menduduki jabatan strategis di lingkup BPDM Maluku-Malut, menunjukan progress yang baik.

” Karena memang kita lama ini juga menunggu keputusan untuk penetapan calon pengurus khusnya Direktur Utama (Dirut). Saya sangat mendukung untuk pengembangan BPDM kedepan, salah satunya kesiapan untuk mendapatkan pengurus yang baru,” akui Bambang Hermanto, di Kantor Gubernu, terpisah.

Menurut Bambang, OJK akan melakukan proses ini secara prosedural. Semua yang diusulkan akan melewati fit and proper test yang akan dilakukan OJK di Jakarta. OJK perwakilan Maluku akan menunggu hasilnya.

” Secepatnya, kalau bisa. Kalau Bank Maluku-Malut sudah menyampaikan surat permohonan kepengurusan, Direksi, dan Dewan Komisaris yang baru. Dan sampai saat ini belum kita terima itu. Mungkin masih diproses,” ujar Bambang.(ERM)